NARASIJURNAL.COM, Bungo, – Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementrian RI hingga saat ini telah banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat untuk mendapatkan rumah yang layak huni. Salah satunya masyarakat di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Tahun ini saja (2019,-red) sebanyak 390 unit rumah yang mendapatkan bantuan bedah rumah tersebut (BSPS,-red).
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Bungo Muhammad Zen S.Sos. M.Si, melalui Kasi Perumahan Torus M. Situmorang ST, saat ditemui diruang kerjanya menjelaskan. Bahwa untuk tahap pertama yang menerima BSPS sebanyak 150 unit rumah, yakni Kuamang 100 unit rumah dan di Jujuhan 50 unit rumah.
Selanjutnya, untuk tahap kedua yang menerima BSPS ini sebanyak 240 unit rumah, yakni Senamat 100 unit rumah dan Dusun Tanjung Agung sebanyak 100 unit rumah, sementara di Dusun Lubuk Niur sebanyak 40 unit rumah yang dibedah tahun anggaran 2019.
“Tahap pertama progresnya telah rampung 100 persen. Sementara untuk tahap kedua progresnya tercatat di 6 Oktober 2019 telah capai 88,28 persen. Masih ada waktu beberapa bulan lagi kedepan. Kita harap pengerjaan dan penyelesaiannya sesuai target yang diharapkan. Patut berbangga Karena Kabupaten Bungo satu satunya mendapatkan dua tahap anggran 2019 untuk wilayah Provinsi Jambi” terang Torus kepada media www.narasijurnal.com diruang kerjanya Rabu (30/10/2019).
Ditambahkan Torus. Penerima program BSPS dari pemerintah ini senilai Rp.17.500.000, – per satu unit. Dijelaskannya, bantuan yang diberikan berbentuk bahan material senilai 15 juta dan upah tukang sebesar Rp. 2.500.000, -. Dari 15 Juta tersebet untuk anggaran luas bangunan 6X6 cm.
“Namun Tidak tutup kemungkinan, jika ada penerima ingin menambah luas bangunan dari anggaran yang telah ditetapkan, berarti penerima bantuan tersebut telah komitmen menamabah swadaya sendiri. Tentu tetap dalam pengawsan kita agar progres tersebut dapat terealisasi sesuai target. Kita minta sama-sama semua pihak mengawasi berjalannya bantuan dari pemerintah ini, untuk mewujudkan tempat tinggal masyarakat yang layak huni,” Pungkasnya. (NJ)
Reporter: Udin/ www.narasijurnal.com
