NARASIJURNAL.COM, DHARMASRAYA – SDN 04 Panyubarangan memiliki sekolah pembantu yang berada di Kampung Jao Nagari Panyubarangan Kecamatan Timpeh, tidak memiliki tempat yang layak untuk dijadikan sebagai lokasi sarana belajar dan mengajar. Dibuatnya sekolah pembantu di Kampung Jao dikarenakan anak anak bersekolah ke Panyubarangan sangat jauh lokasinya dari rumah. Dikarenakan lokasi sekolah yang jauh, maka masyarakat memiliki ide untuk membangun sekolah SD 04 Jao sebagai sekolah pembantu.
Tempat sekolah SD 04 Jao ini, merupakan swadaya dari masyarakat setempat. Agar anak anak mereka dapat bersekolah. Namun, dikarenakan dana hanya berupaya swadaya saja. Tempat sekolahnya dapat dikatakan sangat darurat atau tidak layak pakai untuk siswa siswi tersebut.
Dari pantauan di lapangan, tonggak tiang sekolah terbuat dari kayu bulat, lantai masih tanah, atap seng, tidak memiliki dinding dan hanya memiliki satu lokal yang dijadikan sebagai tempat belajar untuk kelas 1 sampai kelas 4.
“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan kepada seluruh kalangan agar dapat memberikan perhatian penuh kepada SD 04 Jao. Karena sekolah ini merupakan sekolah yang diharapkan oleh masyarakat setempat, agar anak anak mereka dapat mengenyam pendidikan yang layak seperti anak anak lainnya. Walaupun sekolah ini hanya sebagai sekolah pembantu, namun kami berharap agar perhatian dari pemerintah dapat diberikan kepada sekolah 04 Jao,” ungkap Ketua Komite, Papahan.
Sebelumnya, SD 04 Jao tidak memiliki atap dan dinding sama sekali. Hanya memiliki atap dari terpal yang dipasang dengan kayu bulat.
“Alhamdulillah, sudah ada beberapa bantuan untuk sekolah SD 04 Jao yang berasal dari PT Zamzami berupa seng 4 kodi, Ketua Komite memberikan bantuan 1 kodi, bantuan dari anggota DPR Dharmasraya, Pariyanto yang mengusahakan untuk memberikan seng bekas pagar Masjid Agung Dharmasraya sebanyak 10 kodi,” tuturnya lagi.
Berkat bantuan dari berbagai pihak, SD 04 Jao telah memiliki bangunan darurat untuk siswa dapat bersekolah. Sehingga terhindar dari panas dan hujan, walaupun belum memiliki dinding dan lantai yang layak untuk digunakan.
“Kami hanya berharap agar pemerintah dan seluruh kalangan terkait dapat memberikan bantuan kepada SD 04 Jao. Sehingga anak anak dapat bersekolah dengan layak, tenang dan tidak terganggu saat belajar,” pungkasnya. (de)
