Site icon NARASI JURNAL

Petani Karet Keluhkan Harga Karet Kembali Turun

Teks: Salah satu tempat penampung karet di Kecamatan Jujuhan, petani karet mengeluh harga karet turun.(Azhar/NJ)

NARASIJURNAL.COM, BUNGO- Harga karet saat ini kembali menurun, kondisi ini tidak sedikitnya petani karet menjerit. Khususnya petani di Kecamatan Jujuhan, yang notabenenya petani karet untuk memenuhi keberlangsungan ekonomi sehari hari.

Ditambah pada masa pandemi covid-19, harga karet olahan petani kadar bermacam ada yang kering dan basah tidak menentu kadang naik kadang turun. Seperti terpantau narasijurnal.com di lapangan, di salah pusat pembelian karet pelelangan di Rantau Ikil sekira pukul 11.00 wib,  Jumat (10/09/2021).

“Harga karet sepekan ini  Rp.12.000 per kg, minggu ini kemungkinan turun lagi, Rp.10.000 per kg nya bang. Kami berharap sekali harga karet ini bisa naik tembus Rp.15 ribu per kg saja jadi lah bisa juga kami bertahan hidup. Kalau dibawah Rp.12 ribu per kg kami sangat mengeluh ini masih mendingan di lelang harga agak tinggi. Kalau di tingkat tengkulak saja dihargai Rp.9000 per kg itu pun karet bersih bang,”ungkap bujang petani karet.

Terpisah, Dodi salah seorang pekerja yang menampung karet dari petani. Ia mengakui kalau memang bahan baku karet ini sulit

“Kadang kami beli sampai ke Bengkulu dan palembang agar bisa tercapai target”katanya ,(azh/NJ)

Exit mobile version