Site icon NARASI JURNAL

Akibat Banjir Rob, Bocah 10 Tahun Terseret Arus dan Tenggelam Nyawa Tak Tertolong

Korban Banjir Rob di Kuala Tungkal (Anwar Sadat) umur 10 tahun, saat dibawa ke rumah sakit, namun sayang korban terlebih dahulu sudah meninggal dunia. /Firman/NJ

NARASIJURNAL.COM, Tanjabbar – Banjir Rob (pasang surut,-red) di disertai hujan deras di Kuala Tungkal semakin meluap, membuat anak – anak senang bermain bahkan berenang di aliran sungai. Akibatnya, Seorang bocah 10 tahun, Anwar Sadat Bin Edi yang berdomisili di jalan Kelapa Gading RT 16 kelurahan Tungkal Harapan kecamatan Tungkal Ilir, kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) tenggelam akibat terseret arus aliran sungai Tungkal Harapan, Rabu sore (8/12/2021).

Menurut saksi, Bujang (40) RT 08 sungai Tiram sungai Nibung menerangkan, bahwa korban bersama temannya bermain di sungai Tiram, Sungai Nibung dekat gorong-gorong,  kedalaman 2 meter, diduga korban lemas saat berenang kurang lebih selama 2 jam sekira pukul 16.15 wib korban lemas saat berenang sehingga terseret arus deras.

“Warga sekitar berusaha menolong, selanjutnya warga mengantarkan korban menuju rumah sakit KH Daud Arif Kuala Tungkal melalui jalan gudang H. Ajai kelapa gading”, kata warga Bujang.

Berdasarkan keterangan dokter piket jaga di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal dr. David, bahwa sekitar pukul 16.30 Wib korban tiba di IGD RSUD Daud Arif Kuala Tungkal, kemudian dilakukan Pemeriksaan selama 6 menit didapat korban dalam kondisi mulut dan hidung berbusa, nadi tidak berdenyut, cahaya mata tidak ada, selanjutnya dilakukan tindakan Pijat jantung dan ECG flat dan

“Korban meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit,” jelas dr. David.

Terpisah, Kapolsek Tungkal Ilir Iptu Agung Heru Wibowo SH MH membenarkan saat di hubungi tim media narasijurnal.com melalui via WhatsApp.

“Iya benar ada, korban sudah dievakuasi oleh petugas dan langsung dibawa ke RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal, namun sayang nyawa tak tertolong,” pungkasnya. (Fir/NJ).

Exit mobile version