NARASIJURNAL.COM, Tanjabbar – Fakultas Hukum Program Studi Hukum Tata Negara (PRODI HTN) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) An – Nadwah Kuala Tungkal mengadakan seminar Anti Korupsi dan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi dengan tema “Kontribusi gerakan milenial terhadap HAM dan korupsi dalam perspektif akademisi mahasiswa serta penegak hukum di Indonesia,”. Acara berlangsung di Aula kampus STAI An – Nadwah Kuala Tungkal, Sabtu (11/12/2021).
Ketua Jurusan Prodi HTN Jamahari S.H.I M.H CIM mengatakan dalam sambutan, mengucapkan terima kasih terhadap panitia telah mengadakan seminar walaupun perdana mengadakan kegiatan selama dalam masa pandemi covid 19.
“Harapan saya kita selaku prodi HTN bisa membuat kegiatan seminar yang lebih besar lagi, untuk kedepan nya sampai ke tingkat nasional maupun ke tungkal internasional. Semoga kegiatan ini bisa menjadi panutan bagi prodi – prodi yang lain nya untuk mengadakan kegiatan seminar seperti kita,” ucapnya.
Dikatakannya lagi, ini sebagai salah satu harapan dari pada Ketua STAI An – Nadwah Kuala Tungkal yang memang berkiprah sebagai seorang intelektual , yang harus membagikan semangat pemuda-pemudi di kalangan STAI An -Nadwah Kuala Tungkal.
Ditambahkan Ketua STAI An – Nadwah Kuala Tungkal Dr. Abdul Rahim Saidek S Sos I, M.Pd, CIQnr, menyampaikan dalam sambutan, pihaknya sangat mengapresiasi dengan adanya seminar ini dalam rangka memperingati hari anti korupsi serta HAM.
Menurutnya, perlu dipelajari bahwa untuk kedepan nya 15 sampai 20 tahun yang akan datang anda para mahasiswa akan menjadi estafet kepemimpinan, maka dari itu anda harus tahu serta fahami tentang materi seminar ini.
“Saya ucapkan Terima kasih kepada ketua Prodi HTN, Himpunan Mahasiswa Prodi Studi (HMPS) HTN, serta panitia pelaksana yang telah merangkai kegiatan seminar ini walaupun hanya seminar lokal yang peserta nya hanya dari internal kampus,” ujarnya.
Katanya lagi, semoga kegiatan seminar ini dapat berjalan dengan sukses dan kedepan nya bisa membuat kegiatan seminar yang lebih besar lagi mulai dari nasional bahkan ke tingkat internasional. (Fir/NJ).
