NARASIJURNAL.COM, Bungo – Warga dusun Bukit Telago, kecamatan Pelepat, kabupaten Bungo, meluapkan kekecewaannya, karen jalan poros menuju dusun Bukit Telago belum juga diaspal, dengan cara melakukan aksi tanam pohon pisang di tengah jalan. Minggu, (19/12/2021).
Salah seorang toko pemuda dusun Bukit Telago Muslim menuturkan bahwa dusunnya selama ini merasa masih terisolir. Katanya, salah satu akses jalan umum yang setiap hari dilewati masyarakat, dari tahun ke tahun tak kunjung diaspal.
“Sudah bertahun tahun jalan ini tidak diaspal, jika musim hujan, jalan becek, jika musim kemarau jalan berdebu. Sebagai bentuk kekesalan dan kekecewaan kita, karena jalan ini tidak diaspal, kita tanam pohon pisang biar diperhatikan pemerintah kedepannya,” ucapnya.
Ditambahkan Astutik yang kesehariannya melewati jalan tersebut mengakui sangat kesulitan, apalagi musim hujan motor yang dikendarainya kerap kali mogok.
Lanjut Astutik, jalan yang dikeluhkan warga ini merupakan jalan pemerintah daerah kabupaten Bungo yang sangat diharapkan masyarakat agar jalan itu diaspal, sehingga masyarakat dengan mudah mengeluarkan hasil panennya.
“Jalan rusak parah ini adalah jalan poros menuju dusun Bukit Telago, sebenarnya ada dua titik jalan rusak parah. Kita harapkan ada perhatian serius dari pemerintah,” pungkasnya.
Hingga berita ini dimuat, belum memintai keterangan dari pihak dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten Bungo.(din/NJ)
