NARASIJURNAL.COM, Dharmasraya – Tidak ada lagi dualisme dalam kepengurusan Partai Beringin Berkarya sekarang ini, karena sudah ada keputusan dari Kemenkuham dan termasuk kepengurusan yang baru kepengurusan DPD Partai Beringin Berkarya kabupaten Dharmasraya- Sumatera Barat.
Hal tersebut di sampai oleh ketua DPD Partai Beringin Berkarya kabupaten Dharmasraya, Drs Jon hendri MM melalui Sekretaris Heri Fadraneldi.M.Pd yang di temui awak media di kantornya DPD Partai Beringin Berkarya kabupaten Dharmasraya di Jalan lintas Sumatera Nagari Sikabau kabupaten Dharmasraya, Rabu (22/12/2021).
Heri Fadraneldi.M.Pd mengatakan dengan adanya keputusan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia nomor M.HH-17.AH.11.01 tahun 2020 tentang Pengesahan dan Perubahan Susunan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Beringin karya dan Perubahan Anggaran Dasar dan anggaran rumah tangga Partai Beringin karya periode 2020-2025.
“Maka dari itu, katanya tidak ada lagi dualisme dalam kepengurusan Partai Beringin Berkarya baik di pusat atau di daerah,” ujarnya.
Katanya lagi, Senin lalu tanggal 20 Desember 2021 telah di bentuk kepengurusan DPD Partai Beringin Berkarya kabupaten Dharmasraya,yang mana sebagai ketua DPD Partai Beringin Berkarya kabupaten Dharmasraya. Drs Jon hendri MM.kemudian Sekretaris partai saya sendri Heri Fadraneldi.M.Pd dan selanjutnya Bendahara Partai Dewi Anggraeni serta pengurus yang lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.
Dengan adanya DPD Partai Beringin Berkarya kabupaten Dharmasraya akan memberikan kontribusi ke Kabupaten Dharmasraya yang mana Partai Beringin Berkarya Pembina Pusatnya Bapak Tommy Suharto yang mana beliau adalah anak dari Almarhum Bapak Presiden RI yang kedua kita, tentunya tidak lupa dengan rakyatnya dan Ketua Umum Majyen TNI (Purna) Muchdi Purwopranjono, yang semua berlatarkan militer peduli pada kepentingan rakyat.
“Kemudian dari DPD Partai Beringin Berkarya kabupaten Dharmasraya akan melahirkan wakil rakyat yang duduk di DPRD Kabupaten dan DPRD Propinsi serta DPR –RI, pada pemilihan umum pada tahun 2024 nantinya tentunya akan mendengarkan aspirasi rakyat,” tegas Heri Fadraneldi (uta/NJ)
