Site icon NARASI JURNAL

Tabligh Akbar dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Babussalam Bedaro Sukses

Brigpol Maidani bersama keluarga bersamaan melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Belajar Santi Ponpes Babussalam yang diberi mana (Hj.Siti Maryam). /Udin/Nj

NARASIJURNAL.COM,  – Tabligh Akbar, dalam rangka peringatan Isra’Mi’raj dan peletakan batu pertama pembangunan gedung belajar (Siti Maryam) Pondok Pesantren Babusslam Bedaro sukses terlaksna, acara dikemas dengan meriah bersama unsur Pimpinan Ponpes Babussalam dengan Management Athaya Garden, Sabtu (5/03/2022).

Foto bersama usai melakukan peletakan batu pertama.

Pembangunan gedung belajar santri Ponpes Babussalam yang dinaungi Yayasan Babussalam Al-Bakir beralamat di Dusun Bedaro, Kecamatan Muko – Muko Bathin VII, diniatkan oleh  Brigpol Maidani untuk Almarhumah ibu Mertua Hj. Siti Maryam.

Para undangan fokus dengarkan tausiah dari penceramah Ust. H.Jonika Amdodi.

Peletakkan batu pertama pembangunan ponpes Babussalam sangat istimewa, hal itu dibuktikan dengan kehadiran Kakan Kemenag Bungo, Asisten I, forkopincam.

Selain itu juga hadir Keluarga besar dari Brigpol Maidani dan Istri Ny.Risma dan  penceramah Ustadz H.Jonika Amdodi, Rio, pimpinan Ponpes yang ada di Bungo serta keluarga besar Ponpes Babussalam.

Ketua Panitia Direktur Athaya Garden Dedi Hardani mengucapkan terima kasih atas semua para undangan, kerjasam para panitia sehingga acara Tabligh Akbar dan peletakan batu pertama pembangunan gedung belajar santri ponpes Babusssalam, yang diberi nama Gedung Belajar (Siti Maryam).

“Semua ini tidak bisa terlaksana dengan baik tanpa ada kerjasam, terkhusus kepada Abang kami Brigpol Maidani yang sudah banyak berbuat,” tuturnya.

Brigpol Maidani dalam kesempatan itu mejelaskan, gedung ponpes yang segera dibangun ini nanti akan diberikan nama ” Siti Maryam”. Tergeraknya hatinya, serta keinginan membangun gedung Ponpes tak lain bentuk rasa syukur atas rezeki selama ini yang diperolehnya.

“Besar harapan gedung ini kedepan bisa menampung anak-anak generasi muda kita untuk masuk ke Ponpes Babussalam. Jadi kalau ada anak dari warga kita tidak perlu jauh-jauh lagi kalau ingin mondok, “ungkap Maidani.

Sebut Maidani, semua ini dilakukan tak lain hanya ingin mendorong agar ponpes Babussalam bisa menjadi Ponpes yang melahirkan anak-anak yang bertaqwa, Seperti kata guru-guru dahulu, sebaik-baiknya manusia mereka berguna untuk orang lain.

“Saya ingin di Ponpes Babussalam nanti bisa melahirkan hafiz dan hafizoh yang bisa membanggakan para orang tua dan juga kita semua. Bagi Santri yang hafal Al Qur’an 30 juz Kita berangkatkan umroh,” ujar Maidani.

Maidani juga menceritakan sering kali didatangi sosok Almarhumah ibunda di dalam mimpi. Bahkan mimpi tersebut bukan hanya sekali namun berkali kali. Sosok Almarhumah ibunda dalam mimpi itu berpesan untuk selalu berbuat baik kepada sesama.

“Jadi berkat itulah ruang belajar Ponpes ini nanti akan kami beri nama Hj. Siti Maryam. Semoga menjadi ladang amal untuk almarhumah. Karena semenjak berdirinya Taman Athaya Garden saya bisa berbagi rezeki kepada masyarakat hingga ke pelosok desa di 17 kecamatan yang ada di Bungo,”ucapnya berurai air mata.

Sementara itu dalam sambutan Kakan Kemenag Bungo, H. M.Ikbal juga sangat mengapresiasi dan bangga atas usaha dan niat baik dari Brigpol Maidani beserta isteri dan keluarga. Karena tidak akan bisa dilaksanakan setiap usaha itu tanpa didasari keinginan tulus dan kuat untuk membantu sesama.

“Ini sangat luar biasa, karena ada orang baik yang membangun gedung ponpes di Dusun Bedaro. Jadi saya harap kedepan, mari kita berlomba-lomba memasukan anak-anak kita ke Ponpes terutama yang ada di Bedaro dan sekitarnya. Kami dari Kemenag mendukung penuh berdirinya Ponpes Babussalam ini,”tutupnya. (NJ)

Exit mobile version