Site icon NARASI JURNAL

Dihadiri Ketua TP PKK Bungo, Septian : PKK Adalah Mitra Pemerintah yang Tak Bisa Dipisahkan

Plt Camat Muko Muko Bathin VII Septian Arifin S.SPT.M Tr.IP sampaikan sambutan. (Foto Udin)

NARASJURNAL.COM, Bungo – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK kabupaten Bungo Hj.Verawaty Mashuri S.Pd M.Pd, bersama tim penilaian 10 program pokok PKK disambut hangat oleh Plt Camat Muko Muko Bathin VII Septian Arifin, S.STP, M.Tr.IP di dampingi ketua TP PKK kecamatan Gita Devi Septian S.STP,M.Tr.IP bersama anggota PKK kecamatan Muko Muko Bathin VII, acara digelar di Aula kantor Camat, Jum’at (18/03/2022).

Tampak hadir anggot TP PKK kecamatan Muko Muko Bathin VII.

Dalam sambutan ketua TP PKK kecamatan Muko Muko Bathin VII Gita Devi Septian mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua TP PKK kabupaten Bungo bersama tim penilaian 10 program pokok PKK. Kehadiran Ketua TP PKK Bungo Hj Verawaty Mashuri, menjadi pendongkrak semangat untuk lebih berinovasi sesuai 10 program pokok PKK.

“Setelah saya turun ke dusun dusun, ternyata saya lihat ibu-ibu di dusun lebih semangat lagi, seperti di dusun Tebat, Tanjung Agung dan dusun Pekan Jumat, yang kan ikut menjadi titik penilaian,” ujarnya.

Senada disampaikan oleh Plt Camat Muko Muko Bathin VII Septian Arifin, bahwa dengan kehadiran Ketua TP PKK kabupaten Bungo menambah semangat TP PKK Kecamatan untuk terus berkarya mewujudkan 10 program pokok PKK.

Lanjut Septian, disisi lain, PKK ini adalah mitra pemerintah yang tak bisa dipisahkan, jika citra kecamatan baik tentu citra daerah baik. Untuk itu kita sudah membangun komunikasi dengan setiap Rio agar kegiatan PKK disetiap dusun itu penting dianggarkan,” ucap Septian.

Sementara dalam sambutan Ketua TP PKK kabupaten Bungo Hj Verawati Mashuri S.Pd M.Pd meminta agar kerjasama tim harus diperlukan dalam mencapai keberhasilan.

“Kita harapkan penilaian 10 program pokok PKK ini fokus kepada apa yang mau dinilai. Jangan sampai tidak tahu apa yang harus ditonjolkan di masing masing dusun, (kearifan lokal, -red). Kita juga minta para tim penilai harus jeli melihat potensi yang ada di dusun,” pungkasnya. (Din/NJ)

Exit mobile version