Site icon NARASI JURNAL

Mambangun Akhlakul Karimah Siswa Siswi di UPT SDN 09 Sembilan Koto

Tampak siswa siswi SD Negeri 09 Sembilan Koto yang sedang mengikuti kegiatan keagamaan./Ist.

Penulis : Lasti Marni, SPdI

Guru PAI UPT Negeri 09 Sembilan Koto

Tingginya kenakalan remaja yang terjadi saat ini membuat orang tua dan guru, terutama guru yang mengajar Pendidikan Agama Islam harus memiliki ekstra ketat untuk memberikan pendidikan dasar agama Islam kepada seluruh siswa siswi calon generasi penerus bangsa, terutama akhlaq, adab dan sopan santun.

Sehingga generasi calon penerus bangsa dapat terhindar dari segala bentuk kejahatan dan kriminalitas, terutama kenakalan remaja. Baik itu, pergaulan bebas, LGBT, narkoba dan segala bentuk kejahatan lainnya.

Walaupun bukan rahasia umum, bahwa kenakalan remaja saat ini sudah membudidaya di lingkungan sekolah, terutama terjadi di daerah kota-kota besar yang kehidupannya banyak diwarnai persaingan-persaingan dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Entah itu dilakukan secara sehat maupun tidak sehat.

Penyebab kenakalan remaja itu berasal dari diri sendiri, teman maupun dari lingkungan atau masyarakat. Dan tidak tertutup kemungkinan, kenakalan tersebut dapat juga terjadi di daerah terpelosok yang jauh dari ibukota, karena terpengaruh dari canggihnya teknologi yang saat ini sudah berkembang pesat. Karena seluruh informasi dapat diakses dengan mudahnya oleh seluruh siswa, terlebih lagi siswa yang memiliki android. Hal ini akan menjadi berdampak buruk bagi remaja yang salah dalam penggunaanya.

Pada umumnya anak lebih banyak melakukan perilaku penyimpangan di lingkungan sekolah dan masyarakat, dibandingkan dengan di lingkungan keluarga. Hal ini tentunya sangat logis, sebab ketika anak berada dalam usia remaja maka anak akan lebih banyak berada pada lingkungan sekolah dan masyarakat, dibandingkan dengan dilingkungan keluarga.

Oleh karena itu, tanggung jawab terhadap kenakalan remaja itu terletak dari orang tua, sekolah dan juga masyarakat. Dalam pencegahan kenakalan remaja perlu adanya bimbingan dan pengawasan dari keluarga terutama orang tua, dari sekolah memberikan pendidikan yang baik yaitu guru PAI khususnya dan seluruh guru guru yang ada di sekolah tersebut pada umumnya. Serta dari masyarakat yakni pemuka agama maupun tokoh-tokoh dari masyarakat setempat.

Selain itu juga, menerapkan adab, sopan santun dan memperkenalkan kisah tauladan nabi dan rasul dapat membuat siswa siswi terutama di UPT SDN 09 Sembilan Koto lebih mengenal tentang agama. Sehingga mereka takut untuk melakukan tindakan kejahatan yang menyimpang norma agama dan norma adat istiadat yang ada di daerah tersebut.

Besar harapan saya, sebagai seorang guru PAI di UPT SDN 09 Sembilan Koto agar anak anak didik saya dapat menjadi calon generasi penerus bangsa yang memiliki adab dan sopan santun yang baik. Sehingga tidak ada tindakan kriminalitas ataupun tindakan kenakalan remaja yang dibuat oleh mereka. Dan kelak, mereka akan menjadi seorang pemimpin bangsa ataupun penerus bangsa yang memiliki moral yang baik, pengetahuan agama yang tinggi, pengetahuan dan wawasan yang luas. Sehingga Negara Indonesia kedepannya terbebas dari generasi yang buruk. (***)

Exit mobile version