NARASI JURNAL.COM, DHARMASRAYA – Sebagai sekolah yang baru dibangun di Kabupaten Dharmasraya, SD Raudhah Islamic School mendapatkan suatu kehormatan yang tak terhingga oleh anggota DPR RI Komisi X, Lisda Hendrajoni. Terkait mendapatkan bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) melalui aspirasi Lisda Hendrajoni di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Menurut Kepala Sekolah SD Raudhah Islamic School, Doni Afia Putra, ada 31 siswa yang menerima bantuan PIP dari Lisda Hendrajoni. Bantuan yang diberikan ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa berguna bagi siswa penerima PIP.
Kenapa demikian, Doni memaparkan bahwa yang menerima PIP merupakan siswa siswa yang benar benar membutuhkan untuk biaya keperluan sekolah. Dengan menerima bantuan PIP, maka wali murid SD Raudhah Islamic School merasa sangat terbantu dan tertolong.
“Saya sebagai Kepala Sekolah mengucapkan rasa syukur dan terima kasih sekali atas bantuan yang telah diberikan oleh Bu Lisda Hendrajoni, kepada 31 siswa kami. Dengan adanya bantuan tersebut, siswa terutama wali muridnya merasa sangat terbantu. Karena dengan adanya bantuan tersebut, wali murid bisa membeli keperluan sekolah. Seperti sepatu, tas, buku ataupun membayar iuran sekolah,” kata Kepsek SD Raudhah Islamic School.
Doni berharap, di tahun depan sekolah yang dia rintis akan kembali mendapatkan bantuan PIP lebih banyak lagi. Sehingga seluruh murid yang bersekolah di sekolahnya dapat merasakan juga dana aspirasi dari anggota Komisi X DPR RI.
“Saya berharap tahun depan SD Raudhah akan mendapatkan lebih banyak lagi. Sehingga murid di sekolah ini merasakan dana pendidikan yang diberikan oleh Bu Lisda Hendrajoni,” harap Doni lagi.
Sedangkan menurut salah satu Wali Murid, Rona mengucapkan rasa syukurnya atas bantuan PIP yang diberikan oleh Lisda Hendrajoni. Dengan adanya bantuan tersebut, Rona bisa membeli sepatu dan tas baru untuk anaknya bersekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada bu Lisda Hendrajoni yang telah menyalurkan dana aspirasinya melalui PIP kepada anak saya. Berkat PIP saya bisa membeli kebutuhan anak, seperti tas baru dan sepatu baru. Memang kebetulan sepatu dan tas nya sudah dua tahun, jadi sudah layak untuk diganti dengan yang baru. Untungnya dana PIP dari Bu Lisda cair, jadi saya bisa membelinya. Saya berharap tahun depan anak saya kembali mendapatkan bantuan PIP, jadi bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lainnya besok,” pungkas Rona.(mde)
