NARASI JURNAL.COM, DHARMASRAYA – Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya melakukan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) pada anak Sekolah Dasar (SD) atau sederajat pada usia 7 sampai 12 tahun. Pemeriksaan kesehatan gratis itu dilakukan di SD Raudhah Islamic School yang berada di Jalan Baru Nagari Empat Koto Pulau Punjung. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at, (08/08/25).
Menurut Kadis Kesehatan, Yosta Devina yang diaminkan oleh Kepala Puskesmas Sungai Dareh, Muliati mengatakan bahwa terdapat 13 jenis pemeriksaan kesehatan gratis. Pemeriksaan kesehatan ini mencakup berbagai aspek, antara lain status gizi, untuk mengetahui apakah anak mengalami kekurangan gizi atau kelebihan berat badan. Tekanan darah, untuk mendeteksi dini kemungkinan gangguan tekanan darah.
Kesehatan mata dan telinga, untuk mengidentifikasi masalah penglihatan dan pendengaran. Kesehatan gigi dan mulut, untuk mencegah masalah gigi dan mulut sejak dini. Kesehatan jiwa, untuk mendeteksi masalah kesehatan mental. Hepatitis B, untuk mendeteksi dini infeksi hepatitis B. Tuberkulosis (TB), untuk mendeteksi dini infeksi TB. Riwayat imunisasi, untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai usianya. Dan kesehatan reproduksi (untuk kelas 4-6), untuk memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi.
“Pemeriksaan ini dilakukan di sekolah-sekolah dasar dan melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas serta guru-guru di sekolah. Hasil pemeriksaan akan ditindaklanjuti, baik secara individual (rujukan ke puskesmas jika ada masalah), maupun kelompok (penyusunan program edukasi jika ditemukan tren masalah kesehatan). Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan anak-anak dan investasi masa depan bangsa,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya dan Kepala Puskesmas Sungai Dareh.
Yosta Devina juga menyampaikan bahwa PKG merupakan bagian dari pemeriksaan kesehatan gratis nasional yang menyasar seluruh penduduk Indonesia. Mulai dari bayi, balita, anak dan remaja, dewasa dan lanjut usia atau lansia.
Ada 11 jenis pemeriksaan kesehatan pada siswa tingkat SD, lalu 13 jenis pemeriksaan di tingkat SMP, dan 12 jenis pemeriksaan di tingkat SMA yang dilakukan secara gratis.
Untuk siswa SD usia 7-12 tahun, pemeriksaan kesehatan meliputi telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, hati, tekanan darah, tuberkulosis, merokok (kelas 5-6), tingkat aktivitas fisik (4-6), serta gula darah. Sementara jenis pemeriksaan kesehatan siswa SMP usia 13-15 tahun, meliputi telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, hati, tekanan darah, tuberkulosis, merokok, tingkat aktivitas fisik, gula darah, talasemia (kelas 7), dan anemia remaja putri (kelas 7).
Untuk jenis pemeriksaan kesehatan siswa SMA usia 16-17 tahun, meliputi telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, hati, tekanan darah, tuberkulosis, merokok, tingkat aktivitas fisik, gula darah, dan anemia remaja putri (kelas 10). Pemeriksaan kesehatan itu bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa, lalu menghemat biaya pengobatan lewat upaya pencegahan, serta mempercepat penanganan kesehatan dan mencegah penyakit jadi parah. “Melalui pemeriksaan ini, bagi yang sakit diobati. Sedangkan yang sehat tidak jatuh sakit,” kata Kadis Kesehatan Dharmasraya lagi.
Ia berharap para orangtua mendukung penuh program untuk anak sekolah. Dukungan ini penting untuk memastikan kesuksesan program dan kesehatan anak-anak. Program PKG mampu menjaga kesehatan anak-anak sebagai pondasi penting dalam membangun generasi yang berkualitas dan berdaya saing di masa mendatang.
Sementara itu menurut Kepala Sekolah sekaligus pemilik SD Raudhah Islamic School, Doni Afia Putra Dt. Indomo mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Dharmasraya melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya yang telah melakukan kegiatan program PKG di sekolah miliknya.
“Alhamdulillah, sekolah Raudhah Islamic School mendapatkan kesempatan sebagai salah satu sekolah yang mendapatkan kesempatan untuk dilaksanakannya program PKG di sekolah ini. Terutama sekali, ibu Kepala Dinas Kesehatan dapat langsung memimpin kegiatan ini, dan dapat langsung ke lokasi untuk melihat kegiatan PKG di sekolah ini. Hal ini suatu kehormatan yang tidak ada duanya bagi kami keluarga besar Raudhah Islamic School. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas kepercayaannya karena Raudhah dapat menjadi salah satu sekolah yang diberikan program PKG,” kata Doni.
Bukan hanya itu saja, Kepala Dinas Kesehatan memberikan dukungan besar terhadap perkembangan dan pertumbuhan yang sangat besar di sekolah yang dipimpin oleh Doni. Bahkan secara gamblang, Kadis Kesehatan mengatakan dengan tegas dan rasa bangga terhadap perkembangan yang sangat pesat untuk sekolah yang berlandaskan Islam tersebut didirikan oleh salah satu mantan pegawainya yakni satpam di klinik Safa Marwa milik Yosta Devina.
“Saya merasa sangat bangga terhadap Doni, yang dulu pernah menjadi satpam di Klinik Safa Marwa. Dan sekarang telah memiliki sekolah yang sangat luar biasa bagus di tingkat sekolah SDIT di Kecamatan Pulau Punjung khususnya dan Kabupaten Dharmasraya pada umumnya. Menurut saya, Doni sudah termasuk kategori yang sangat luar biasa berhasil membangun sekolah swasta di Kabupaten Dharmasraya. Semoga sekolah ini dapat terus tumbuh, berkembang pesat dan melahirkan generasi muda bangsa yang berkualitas, dan memiliki ilmu agama dan akhlaq yang sangat baik,” pungkas Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya. (mde)
