PKMD UIN STS JAMBI Kaji Digitalisasi Manuskrip Jambi Bersama Peneliti Inggris & Dreamsea

KOTA JAMBI11 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, JAMBI-Perkembangan teknologi digital memberikan banyak perubahan pada berbagai aspek kehidupan. Salah satu aspek yang dipengaruhi adalah digitalisasi manuskrip atau naskah kuno. Provinsi Jambi juga perlu melakukan hal yang sama untuk pelestarian intelektual leluhur bangsa.

Manuskrip mampu mengungkap pola pikir dan aktivitas kehidupan masyarakat sebagai bangsa yang beradab dan hal ini perlu diungkap dan disampaikan pada masyarakat.
Upaya digitalisasi penting untuk menjaga kedaulatan negara.

Oleh karena itu, Pusat Kajian Masyarakat Digital (PKMD) berinisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan Webinar Internasional Digitalisasi Manuskrip Jambi bekerjasama dengan Manassa Provinsi Jambi dan Pusat Kajian Melayu UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan tema “Potensi dan Tantangan Kajian serta Preservasi Manuskrip Jambi di Era Digital”, 30 Juni 2021.

Kegiatan luar biasa ini dihadiri oleh 160 peserta yang berasal dari berbagai Negara seperti Inggris, Jerman, Prancis dan Malaysia. Selain itu kegiatan ini disambut baik oleh Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Su’aidi, MA. Ph.D sekaligus memberikan sambutan dan membuka acara secara virtual. “Saya sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini, yang mana kegiatan ini dapat menunjang visi misi UIN STS Jambi melalui Transintegrasi Ilmu menuju Ranking Dunia”, ucap Prof. Dr. H. Su’aidi, MA. Ph.D.

Dengan dihadirkannya pemateri yang ahli dalam bidang manuskrip seperti Miss Annabel Teh Gallop, Ph.D yang merupakan Kepala Bagial Asia Tenggara the British Library London-Inggris, Prof. Dr. Oman Fathurrahman, M.Hum dari Principal Investigator DREAMSEA Pengampu NGARIKSA, Dr. Ali Muzakir, M.Ag yang merupakan Ketua Manassa Cabang Jambi dan M. Ali Surachman dari NGO-For the Kerinci Culture, Central Studies Malay Fundation memberi nuansa yang haru akan pentingnya memelihara dan mendigitalisasi manuskrip yang ada di Nusantara terutama yang ada di Provinsi Jambi.

Dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian Masyarakat Digital yang berkolaborasi dengan Manassa Cabang Jambi dan Pusat Kajian Melayu, Kebudayaan dan Peradaban UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengharapkan agar kedepannya tercipta inspirasi-inspirasi tentang digitalisasi manuskrip yang kemudian bisa di implementasikan, bahkan dari Narasumber siap untuk berkolaborasi demi terciptanya digitalisasi manuskrip yang bisa di akses oleh masyarakat. (NJ)