NARASIJURNAL.COM, Tebo – Tiga ruko semi permanen di pasar Rimbo Sari Blok F, di desa Sari Mulya kecamatan Rimbo Ilir, kabupaten Bungo ludes di lahap si jago merah. Kebakaran terjadi sekira pukul 05:00 Wib, Kamis (16/12/2021).
Informasi diperoleh, tiga ruko tersebut masing pemiliknya berbeda. Pemilik pertama adalah Indriana Amanzatira (24), Nurlina Sitepu (47) dan Sucipto (65).

Korban Indriana menceritakan, dirinya pada malam itu bermalam di dalam tokonya, setelah sholat subuh ia kembali tidur dalam kamarnya. Tidak lama kemudian, ia mendengar suara benda yang terbakar dan mencium bau asap.
“Kami terkejut melihat asap tebal di dalam toko, kami berusaha keluar dalam kamar dan berusaha mendobrak dinding, kami berusaha menyelamatkan diri karena api semakin membesar,” ucapnya.
Selain alat alat perabot rumah terbakar, juga terdapat satu unit motor jenis NMAX ikut terbakar dan api merambat ke ruko lainnya yang berdempetan.
Kejadian kebakaran ini dibenarkan oleh Kapolsek Rimbo Ilir AKP Ibrahim, Katanya Api dengan cepat merambat karena sebagian bangunan ruko terbuat dari bahan yang mudah terbakar. “Api dapat dipadamkan setelah petugas berusaha memadamkan kobaran api, sekira pukul 6:00 Wib, sementara kerugian ditaksir Rp.500 juta, kejadian ini masih diselidiki penyebabnya dan tidak menelan korban jiwa,” jelas Kapolsek.
Dalam proses pemadaman hadir di lokasi Camat Rimbo Ilir, Kadis Damkar Tebo,Babinsa dan Kades Sari Mulya. (Din/NJ)







