Genap Setahun, Kepemimpinan Annisa–Leli Dorong Pemerataan Pembangunan Dharmasraya

Perubahan Kian Terasa dari Infrastruktur Dikebut, Pelayanan Publik Diperluas

 

NARASI JURNAL, DHARMASRAYA – Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati, Leli Arni sejak resmi dilantik pada tanggal 20 Februari 2025, tepat setahun yang lalu. Pelantikan tersebut dilaksanakan secara serentak bersama kepala daerah terpilih lainnya hasil Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024.

Sejak dilantik, Pemkab Dharmasraya di bawah kepemimpinan Annisa–Leli langsung bergerak cepat melaksanakan program prioritas daerah. Khususnya pada sektor pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar masyarakat, serta penguatan konektivitas antar wilayah.

Berbagai program strategis telah direalisasikan selama tahun pertama kepemimpinan. Mulai dari rehabilitasi dan pembangunan jalan serta jembatan, penguatan infrastruktur pertanian dan irigasi, peningkatan layanan air bersih dan permukiman. Hingga pengembangan telekomunikasi dan digitalisasi di wilayah blank spot.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Dharmasraya dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan, sejalan dengan visi daerah “Dharmasraya Sejahtera Merata”.

Setahun sudah kami menjalani amanah ini. Meskipun bukan sesuatu yang sejak dulu saya cita-citakan, namun setiap jalan yang Allah titipkan pasti punya maksud baik. Kesempatan untuk bisa berbuat lebih banyak dan bermanfaat bagi orang lain,” kata Annisa dalam tulisannya di instagram pribadinya.

Setahun Kepemimpinan Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar Masyarakat

Jalan Simpang Blok E Kecamatan Tiumang sepanjang 722 meter kini hampir rampung diperbaiki./Nj.

Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati Annisa bersama Wabup Leli, Pemkab Dharmasraya menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pembangunan daerah. Khususnya pada sektor infrastruktur dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sejak awal masa jabatan, pasangan Annisa–Leli menetapkan pembangunan infrastruktur sebagai pondasi utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memperluas akses pelayanan publik hingga ke nagari dan jorong.

Bahkan sepanjang tahun pertama kepemimpinan, Pemkab Dharmasraya merealisasikan program rehabilitasi dan rekonstruksi jalan melalui APBD dengan total penanganan mencapai 24,7 kilometer. Pekerjaan ini mencakup sejumlah ruas strategis yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian serta perkebunan.

Beberapa ruas yang telah ditangani antara lain Simpang Tabek–Padang Laweh, Lawai–Sitiung, Simpang Microwave–Sungai Duo, Pulai–Simpang Tabek, Ampalu–Koto Salak, hingga ruas lingkungan Simpang Blok E–Sipangkur. Perbaikan jalan ini diharapkan mampu menekan biaya transportasi dan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Bupati saat meninjau jalan rusak di Kecamatan Tiuman dan Sitiung./Nj.

Sinergi dengan CSR Perusahaan

Tidak hanya mengandalkan APBD, kepemimpinan Annisa–Leli juga mendorong kolaborasi lintas sektor melalui kerja sama Pemda dan CSR perusahaan. Sinergi ini menghasilkan rehabilitasi sejumlah ruas jalan nagari dan kabupaten, termasuk jalan penghubung antarwilayah, akses ke pusat pendidikan, perkantoran pemerintahan, serta kawasan permukiman.

Langkah ini mencerminkan pendekatan kepemimpinan yang inklusif dan kolaboratif, dengan melibatkan dunia usaha dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Selain itu juga, dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kualitas hidup masyarakat, Pemkab Dharmasraya juga merealisasikan pemasangan 700 titik lampu jalan, yang ditargetkan rampung pada Maret 2026. Program ini diprioritaskan pada ruas-ruas rawan kecelakaan, kawasan permukiman padat, serta jalur aktivitas ekonomi masyarakat.

Sebagai bagian dari perencanaan berkelanjutan, Pemkab Dharmasraya juga telah menetapkan bahwa mulai April 2026 akan dilanjutkan pekerjaan rehabilitasi jalan lainnya dengan target minimal 14 ruas jalan dan 15 jembatan, dengan total nilai anggaran mencapai Rp53,8 miliar.

Oleh karena itu, dengan komitmen Menuju Dharmasraya Sejahtera Merata di satu tahun kepemimpinan Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni menjadi pondasi awal dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan. Dengan fokus pada infrastruktur, kolaborasi lintas sektor, serta perencanaan yang berkelanjutan. Pemkab Dharmasraya optimistis mampu mempercepat kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Komitmen ini sejalan dengan visi besar “Dharmasraya Sejahtera Merata”, yang terus diwujudkan melalui kerja nyata dan kebijakan yang berpihak pada kebutuhan rakyat.

Bahkan dalam memasuki satu tahun kepemimpinannya, Bupati Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni terus menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pembangunan di berbagai sektor strategis. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memfokuskan kebijakan pada pembangunan infrastruktur dasar sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, serta pemerataan pelayanan publik hingga ke nagari.

Dengan melakukan penguatan konektivitas melalui rehabilitasi dan pembangunan jembatan. Pada sektor infrastruktur jembatan, Pemkab Dharmasraya merealisasikan rehabilitasi sejumlah jembatan penting yang menjadi akses utama masyarakat. Rehabilitasi dilakukan terhadap dua unit jembatan di Nagari IV Koto Dibawuah, serta masing-masing satu unit di Nagari Banai, Taratak Tinggi, Padukuan, Panyubarangan, dan Koto Laweh dengan progres fisik mencapai 80 persen.

Selain rehabilitasi, pembangunan dan peningkatan jembatan juga dilakukan pada Jembatan Koto Balai Sitiung V, Jembatan Pengairan Kampung Surau, Jembatan Pulau Anjola, serta Jembatan permanen Ranah Palabi. Sementara itu, pembangunan jembatan gantung Ampang Kuranji telah memasuki tahap awal, disusul rencana pembangunan Jembatan Gantung Mudik Lago Banai dan Jembatan Aramco Lubuk Karak yang dijadwalkan mulai April 2026.

Wabup Leli saat meninjau lokasi bazar pangan murah./Nj

Infrastruktur Pertanian untuk Ketahanan Pangan

Dalam mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat, Pemkab Dharmasraya berhasil menghadirkan dukungan APBN lebih dari Rp.55,4 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk peningkatan daerah irigasi Batanghari, pembangunan jaringan irigasi air tanah (JIAT), serta peningkatan dan rehabilitasi daerah irigasi kewenangan daerah di delapan lokasi.

Selain itu, pembangunan jalan produksi pertanian sepanjang 2,7 kilometer turut direalisasikan guna memperlancar distribusi hasil pertanian dan menekan biaya produksi petani. Upaya ini diperkuat dengan pembangunan pengendalian banjir tahap II dengan total anggaran Rp56 miliar sebagai langkah mitigasi bencana dan perlindungan lahan pertanian.

Sementara, pada sektor air bersih dan permukiman, pemerintah daerah melaksanakan revitalisasi SPAM Pulau Sawah dengan nilai lebih dari Rp20 miliar yang bersumber dari APBN. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas layanan air bersih bagi masyarakat melalui penataan bangunan, prasarana, dan sambungan rumah.

Peningkatan SPAM juga dilakukan melalui pengadaan pompa WTP di Sitiung dan Sungai Duo, pembangunan Pamsimas dan sumur bor di beberapa nagari, serta perluasan jaringan air minum. Di sisi lain, penanganan kawasan kumuh menjadi prioritas melalui perbaikan rumah tidak layak huni, peningkatan kualitas permukiman, pembangunan drainase, jalan lingkungan, serta penyediaan sambungan air minum rumah tangga.

Bahkan menjawab tantangan kesenjangan digital, Pemkab Dharmasraya membangun tower BTS di lima nagari, yakni Sinamar, Banai, Koto Nan Ampek Dibawuah, Silago, dan Tanjung Alam. Pembangunan ini membuka akses komunikasi dan internet di wilayah yang sebelumnya blank spot.

Selain itu, pemerintah daerah memasang layanan WiFi Starlink di 17 sekolah blank spot, khususnya di Kecamatan Sembilan Koto, Asam Jujuhan, dan Timpeh. Fasilitas ini mendukung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) serta memperluas akses pembelajaran digital bagi peserta didik.

Komitmen Berkelanjutan Menuju Dharmasraya Sejahtera Merata

Rangkaian capaian selama satu tahun kepemimpinan Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni menunjukkan arah pembangunan yang terencana, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan dasar masyarakat. Melalui penguatan infrastruktur fisik, pertanian, permukiman, serta digitalisasi, Pemkab Dharmasraya terus melangkah menuju pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Seluruh upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk mewujudkan Dharmasraya Sejahtera Merata, dengan pembangunan yang tidak hanya terlihat, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke pelosok nagari.

Bismillah, kami tidak akan berhenti berikhtiar. Dengan kolaborasi, kritik dan masukan, serta doa dari seluruh masyarakat, insyaallah kita akan semakin kuat dan solid dalam mewujudkan Dharmasraya Sejahtera Merata. Aamiin,” tutup Annisa di tulisannya capaian satu tahun kepemimpinannya di instagram pribadinya.(mde)