Perdana Krue Rayakan 1 Tahun Athaya Garden, Kenapa Disebut Nama “Athaya Garden?”,

BUNGO19 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, BUNGO- Minggu 27 Juni 2021, tepat 1 tahun lahirnya sebuah taman wisata Athaya Garden. Keberadaan Athaya Garden sudah tentu menambah tempat wisata di Kabupaten Bungo, terletak di Kampung Baru Senamat Kecamatan Pelepat.

Siapakah dibalik tokoh pencetus taman tersebut, penulis ingin mengupas sedikit dan tertarik ingin menulis keunikan nama Athaya Garden.

Berfose: Unsur Management Athaya Garden saat berfose bersama
Owner Athaya Garden Brigpol Maidani saat menyuapi karyawannya pada momen bahagia rayakan HUT ke 1 taman Athaya Garden

Saat ini taman tersebut sudah menjadi primadona dimata pengunjung. Ternyata pemiliknya adalah sosok yang ramah dan sudah dikenal ditengah masyarakat Bungo, atas jiwa sosial yang tinggi  sehingga masyarakat kerap menyebutnya pak Polisi Dermawan.

Ya, dirinya adalah anggota polisi aktif yang bertugas di Polres Bungo yakni Brigpol Maidani. Ia adalah owner dibalik kemajuan dan perkembangan taman Athaya Garden.

“Tercetus nama Athaya yaitu diambil dari nama tengah anak yang kedua, yakni Farhiyana Athaya Madani, arti nama Athaya itu adalah Anugrah atau Hadiah/Berkah dari Allah SWT,” tutur Brigpol Maidani kepada penulis media narasijurnal.com Minggu, (27/06/2021).

Dikatakannya, perjuangan dalam mendirikan taman Athaya Garden tentu tidak semudah membalikan telapak tangan. Banyak proses, dan pengalaman pahit yang dirasakan, mulai dari pro-kontra hingga cemooh pun ia terima dengan lapang dada. Namun semua itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus membangun taman tersebut. Berkat keuletan dan keyakinannya yang besar, saat ini taman Athaya garden sudah menjadi primadona.

“Dulunya daerah atau lokasi tersebut kerap kali kebanjiran, namun sejak keberadaan taman ini dan kita bangun perairan dengan memanfaatkan kolam ikan dan wisata air, Alhamdulillah daerah pemukiman warga sekitar tidak lagi mengalami kebanjiran,” tandasnya.

Saat ini genap sudah 1 tahun berdirinya Taman Athaya Garden, dan selain menambah taman wisata Kabupaten Bungo juga telah banyak menyerap tenaga kerja, tentunya telah mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bungo. (NJ)