Indonesia saat ini tengah mengalami goncangan yang berat, lebih berat daripada goncangan tsunami. Musibah pandemi covid 19 ini, ntah kapan akan berakhir. Ratusan nyawa telah melayang, ribuan orang dinyatakan positif corona.
Ditengah musibah besar melanda rakyat Indonesia, ada hal yang sangat penting yang harus diselamatkan atas dampak dari covid 19 yakni selamatkan ekonomi Rakyat.
Partai Demokrat melalui ketua Umum nya Agus Harimurti Yudhoyono menginstruksikan seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat dari sabang sampai merauke untuk berkoalisi bersama Rakyat untuk menyelamatkan ekonomi masyarakat.
Saatnya Kita Belajar dari AHY
Muhammad Samin – Dharmasraya
“Dalam bulan bakti menyongsong dua puluh tahun Partai Demokrat, saya meminta seluruh kader Partai Demokrat untuk melanjutkan Gerakan Nasional Partai Demokrat Lawan Corona, Peduli dan berbagi, bina UMKM. Semoga Allah SWT terus memberi kita kekuatan, Indonesia Bangkit. Insya Allah, kami Partai Demokrat, terus berusaha menjadi bagian dari solusi bangsa ” Agus Harimurti Yudhoyono (Ketua Umum Partai Demokrat)
Intruksi dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono untuk para kader dan simpatisan Partai Demokrat menggema dan menggelegar hingga ke pelosok desa yang ada di Indonesia.
Semua kader dan simpatisan bahu membahu dan turun ke bawah untuk menjalankan intruksi dari pimpinan partai Demokrat ini, mereka bergerak dari pintu ke pintu untuk membantu rakyat.
Ada beberapa poin yang disampaikan oleh AHY untuk seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat dan hal ini juga disampaikan AHY dalam Pidato Kebangsaan dalam rangka memperingati 50 tahun CSIS (Center for Strategic and Internasional Studies) Indonesia, Senin (23/8) siang yang pidato tersebut berjudul “Daya Tahan dan Daya Saing Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”ini disiarkan virtual secara langsung melalui youtube resmi CSIS Indonesia dan direleas oleh semua media nasional.
Partai Demokrat, kata AHY, dalam forum itu sejak awal pandemi telah mencanangkan gerakan-gerakan seperti Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona, Gerakan Nasional Demokrat Peduli dan Berbagi, Gerakan Nasional Partai Demokrat Bina UMKM, serta Gerakan Nasional Wifi Gratis bagi para pelajar, yang terus akan dilanjutkan dalam Bulan Bakti Partai Demokrat.
“Meskipun Partai Demokrat tidak berada dalam pemerintahan nasional, kami menggunakan hak dan menunaikan kewajiban kami, dengan mengulurkan tangan secara langsung, membantu masyarakat yang sangat terdampak oleh pandemi. Kami berprinsip bahwa “actions speak louder than words”. Oleh karena itu, di awal-awal masa pandemi tahun lalu, kami mencanangkan Gerakan Nasional Partai Demokrat Lawan Corona, untuk membagikan perlengkapan medis kepada tenaga kesehatan dan masyarakat (seperti APD, masker, disinfektan, hand sanitizer), yang ketika itu masih sangat langka dan mahal,” tutur Ketum AHY dalam pidato kebangsaan tersebut.
Apa yang menjadi intruksi dari AHY ini merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan oleh rakyat Indonesia, terutama dalam mengembalikan ekonomi rakyat akibat dampak pandemi.
“Pelajaran berharga dari krisis pandemi yang melanda Indonesia adalah dibutuhkan kebersamaan dan persatuan (solidarity and unity) antar anak bangsa dalam menghadapi krisis besar hari ini. Dalam berbagai kesempatan, saya sering menggelorakan tagline “Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit”, “Together We Are Strong, United We Rise”. Dalam satu paket yang sama, kebersamaan dan persatuan, merupakan ingredien, komponen utama dari daya tahan bangsa,” kata AHY masih dalam pidato kebangsaan 50 tahun CSIS.
AHY tau betul apa yang menjadi keinginan rakyat Indonesia saat ini, pelajaran yang sangat berharga dalam krisis pandemi dibutuhkan kebersamaan dan persatuan, sebab itu, AHY mengajak semua kader Partai Demokrat yang sudah duduk baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kota serta pimpinan daerah yang berasal dari Partai Demokrat maupun kader demokrat yang ada diseluruh tanah air Indonesia untuk bersama-sama rakyat berkoalisi menyelamatkan ekonomi rakyat.
Terbukti hampir diseluruh daerah di Indonesia, para kader dan simpatisan Partai Demokrat ini bergerak dari pintu ke pintu untuk membantu rakyat yang terdampak akibat krisis pandemi yang entah kapan akan berakhir.
Sebagai contoh yang dilakukan di Sumatera Barat, melalui Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Barat Mulyadi, telah menjalankan intruksi dari Ketum Partai Demokrat AHY untuk bersama rakyat menyelamatkan ekonomi para pelaku UMKM dengan memberikan bantuan. Perintah inipun dijalankan hingga kabupaten kota yang ada di Sumatera Barat.
Begitu juga di seluruh daerah di Indonesia, hampir seluruh kader dan simpatisan partai Demokrat melalui hal yang sama sesuai dengan anjuran dari ketua umum partai Demokrat AHY dan apa yang telah dilakukan oleh para kader dan simpatisan dalam berkoalisi bersama rakyat tercatat dalam jejak digital yang telah diposting oleh media nasional dan media di daerah-daerah.
Langkah kongkrit yang telah dilakukan oleh AHY dengan mengajak semua kader berkoalisi dengan rakyat menempatkan Partai Demokrat dari survei terbaru Indikator, 25 Agustus 2021 Partai Demokrat masuk dalam tiga besar. Bahkan Figur Partai yang layak jadi Presiden, AHY masuk dalam peringkat kedua setelah Prabowo.
Bisa jadi dengan kepedulian dan rasa empati terhadap rakyat yang terus dikampanyekan oleh kader dan simpatisan Partai Demokrat, untuk pemilu 2024 mendatang Partai Demokrat dan AHY akan menjadi pemimpin di negeri ini.
Terlepas dari itu semua, kepedulian dan empati terhadap rakyat, saat ini sangat dibutuhkan di tengah tengah Pandemi yang melanda, dan itu ada pada pemimpin muda Partai Demokrat AHY.
Saatnya Negeri ini Belajar dari AHY.
Salam…
Sumber bacaan (www.demokrat.or.id)







