Modus Baru Pencurian Ternak di Rantau Pandan

BUNGO, PERISTIWA15 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, BUNGO- Warga Dusun Lubuk Kayu Aro Kecamatan Rantau Pandan dihebohkan penemuan bangkai seekor kerbau tanpa kaki dan bagian leher sudah digorok. Bangkai ini ditemukan oleh warga  yang sudah tergeletak di Sungai, Pagi Minggu (12/9).

Kuat dugaan warga, hal ini merupakan modus terbaru yang digunakan bagi spesialis pencuri ternak. Edi mengatakan, dirinya menemukan bangkai kerbau itu saat ia melintasi sungai, posisi kerbau tergeletak di sungai tanpa kaki dan bagian leher sudah digorok.

“Sepertinya ini baru, bagian dagingnya sudah diambil, sementara yang ditinggalkan bagian perut dan kepala. Kerbaunya tidak mengeluarkan bau bangkai, darahnya masih ada. Sepertinya ini modus baru yang digunakan oleh pencuri ternak,” ucap Edi.

Terpisah, pemilik kerbau Uspiah saat melihat kerbaunya telah menjadi bangkai, dirinya pasrah atas kejadian tersebut.

“Memang sudah lama tidak terdengar pencurian hewan di kawasan ini. Baru ini lagi ada dengan modus baru. Mau diapain lagi bang, sudah terjadi. Padahal kerbau saya ini lagi bunting besar dan kerbaunya jinak lagi,” pungkasnya. (din/NJ)