Petani Kecewa, Hasil Panen Menurun Akibat Serangan Hama dan Kekeringan

Berita, BUNGO, DAERAH13 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, BUNGO- Petani padi di Sari Mulya Kecamatan Jujuhan Ilir kecewa, hasil panen kali ini jauh merosot dibandingkan panen sebelumnya. Pasalnya, sawahnya digerogoti hama tikus bahkan mengalami kekeringan air.

“Panen padi kali ini jauh menurun, karna serangan hama, ditambah kekeringan akibat, adanya pengerjaan irigasi di batang hari sejak 2019 lalu, mengakibatkan aliran air ke lahan sawah tak maksimal,” ucap salah satu petani Bambang, Minggu, (12/9).

Dikatakan Bambang, Sari Mulya bisa dikatakan sentral pengasilan padi terbesar di Kabupaten Bungo. Luas lahan cetak sawah Sari Mulya dan bukit Sari mencapai 700 hektar, namun sangat disayangkan, satu bulan ini tidak digarap karna lahan kekeringan.

“Petani kini mengeluh, hasil panen jauh menurun, biasanya satu petak bisa mendapat 60 karung padi, saat ini hanya bisa hasilkan 20 karung padi, kondisi ini sudah kita laporkan kepada penyuluh pertanian,” ujarnya.

Terpisah, Yusri Kepala Kantor Penyuluh pertanian Kecamatan Jujuhan Ilir saat dikonfirmasi mengatakan, kondisi yang dialami petani di Sari Mulya memang betul adanya, mengalami serangan hama sehingga penghasilan menurun. Dirinya sudah menerima laporan akibat serangan hama sebelum menguning,

“Kami sudah memberikan bantuan obat hama tikus kepada kelompok tani. Kalau mengalami penurunan panen sih benar, tapi ditempat lain ada juga yang meningkat. Kita evaluasi ke depannya, jika musim tanam besok kita rubah dengan cara mengganti bibit lain, semoga kedepannya tidak ada kendala lagi,” tutup Yusri. (azh/NJ)