NARASIJURNAL.COM, BUNGO- Sulitnya akses jalan untuk mengangkut hasil petani warga, sehingga harus menggunakan perahu mesin dalam menempuh lokasi perkebunan. Seperti halnya warga Pulau Batu Kecamatan Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo, Kamis (30/09/2021).
Salah satu warga Pulau Batu Arkan mengatakan, lama perjalanan tempuh menggunakan perahu mesin menuju ke Kebun, selama 2 jam. Besar harapan warga agar pihak pemerintah setempat membangun jembatan gantung, sebagai akses pintas jalan yang bisa dilalui menggunakan kendaraan darat.
“Lebih 50 persen warga disini masih menggunakan perahu mesin yang digunakan untuk menempuh jalan air menuju ke kebun. Kita merasa kesulitan mengangkut hasil karet dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Kita harap ada pembangunan jembatan gantung, sehingga bisa dilalui kendaraan roda dua, sebagai akses jalan untuk mengangkut hasil petani warga disini,”harap warga.
Ditambahkan Zahari juga selaku petani di Pulau Batu menuturkan, lahan warga disini perbatasan dengan Kabupaten Tetangga, (Kabupaten Tebo,-red). Sehingga ada petani menempuh jalur air 3 jam lamanya untuk menuju ke kebun atau ladang mereka. (azh/NJ)







