NARASIJURNALCOM, Bungo – Setelah dua musim, tidak menggarap sawah disebabkan perbaikan irigasi pada awal Juli 2021 lalu. Kini petani kembali legah, pasalnya sawah seluas 700 hektar lebih ditiga dusun kembali digarap untuk bercocok tanam.
Hal itu dibenarkan oleh penyuluh pertanian Yusmaizar, katanya sekarang petani sudah kembali bercocok tanam.
“Kemarin ada bantuan alat mesin guna untuk berocok tanam. Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh petani untuk bercocok tanam, dengan alat yang moderen”, ungkap Yusmaizar.
Hasil pantauan di lapangan, tampak di tiga dusun yakni, Bukit Sari, Sari Mulya dan dusun Kuamang di kecamatan Jujuhan ini kelihatan petani bersemangat bekerja untuk menggarap lahan sawa untuk ditanami padi.
Lasno salah satu petani yang ditemui, dirinya merasa senang sudah bisa kembali menggarap sawah setelah dua musim tidak bersawah.
“Ya sekarang kami sudah kembali bercocok tanam. Kini kami masih manual, kalau pake mesin kami tidak bisa karena repot bibit nya harus disemai seperti lempengan juga kerja dua kali kami lebih bagus pakai manual pakai tangan saja secara bersama hasil nya cepat dan memuaskan”, pungkasnya. (azh/NJ)







