Petani Jagung Bangkit Dimasa Pandemi Covid-19, Panen Perdana Capai 8 Ton

BUNGO, DAERAH18 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, Bungo – Petani ucap syukur, masih pandemi covid-19 ini petani masih bisa panen jagung sebanyak 8 ton, miliki luas lahan 25 hektar disalah satu wilayah di dusun Kuamang, kecamatan Jujuhan Ilir, Minggu, (5/12/2021).

Dibawa binaan penyuluh kecamatan Jujuhan Ilir,  panen ini merupakan perdana yang sudah menghasilkan cukup lumayan. “Berkat keuletan petani, panen perdana ini capai 8 ton, luar biasa,” ungkap petugas penyuluh pertanian Yusmaizar.

Dikatannya lagi, petani tidak kesulitan lagi untuk memasarkan hasil panen jagung mereka. “Penampung atau pembelinya sudah ada, dihargai harga jagung kering Rp. 5000 per kilo gramnya,” tuturnya.

Terpisah, Rio Kuamang Herman mengatakan, warganya yang berusaha menjadi petani jagung, saat sudah merasakan manfaatnya.  Wilayah lahan yang ia pimpin saat ini sangat baik untuk bercocok tanam.

“Kita punya lahan untuk cocok tanaman jagung yang terletak di pulau Gedang pinggir sungai batang hari. Lahan ini sengaja kami gunakan untuk tanaman jagung biar ada penghasilan tambahan untuk warga, apalagi saat ini masih musim pandemi,” ulasnya.

Pihaknya mengatur kan ucapan terima kasih atas bantuan bibit dari dinas pertanian dan kholtikutura kabupaten bungo. (azh/nj)