7 Tahun Tinggal Bersama Istri Belum Menikmati Aliran Listrik, Kapolres Bungo Langsung Cek Kediaman Windra

BUNGO, DAERAH10 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, Bungo – Windra (42) bersama Istri dan menghidupi 4 anak, mungkin tak seberuntung hidupnya dibandingkan dengan orang lainnya. Kini ia bersabar tinggal di gubuk reok ukuran 3×3, menumpang diatas lahan tanah milik orang lain. Berlokasi di Jalan Raden Mattaher, kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo-Jambi. Sabtu, (11/12/2021).

Mendengar kabar itu, Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputo mendatangi dan melihat melangsung keadaan Windra yang sudah lama tinggal serba berkecukupan selama 7 tahun.

“Kita sengaja langsung melihat kondisinya di lapangan. Ternyata selama 7 tahun ini rumahnya belum dialiri listrik. Bantuan untuk tahap awal ini, kita usahakan dialiri listrik,” ujar Kapolres.

Lanjut Guntur, meski saat ini rumahnya masih menumpang di tanah milik orang lain, setidaknya rumahnya akan direhab tanpa permanen yang jauh lebih layak.

Selanjutnya yang membuat Kapolres Guntur terenyuh melihat anak anak Windra semuanya tidak ada putus sekolah. Meski hidup yang berkecukupan, tidak ada anaknya meminta dijalankan.

“Kalau kita lihat anak dari pak Windra ini, postur tubuhnya pas, tinggal kita bina agar bisa lolos jadi Polwan,” tutup Polres.

Terpisah, Windra saat dikonfirmasi mengatakan, ia mengucapkan terima kasih kepada pak polisi yang sudah mengunjungi tempat tinggalnya.

Ia bercerita, Sudah 7 tahun bersama istri dan 6 anak tinggal dirumahnya saat ini ia tempati, dengan menumpang tanah milik orang. Selama ini katanya, belum menikmati aliran listrik, hanya menggunakan lampu teplok seadanya.

Anaknya yang pertama sudah bekerja di sebuah bengkel, anak yang kedua masih kelas IX, anak yang ke tiga dan ke empat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

“Saya bekerja serabutan tidak menentu. Penghasilan hanya cukup makan dan memberi uang jajanan anak sekolah. Saat ini beruntung ada anak yang sudah bekerja di bengkel, terkadang kalau sudah gajian dialah membantu memberi beras. Yang penting sejauh ini kami tidak minta minta di jalanan,” curahannya. (Din/NJ)