NARASIJURNAL.COM, Tanjabbar – Camat Tungkal Ilir Ardian S Sos, beserta staf sambangi kediaman Siti Aisyah (2) tahun, anak dari pasangan Jusman dan Upe, warga Rt 05 Sungai Tiram, kelurahan Sungai Nibung, yang mengalami kebutaan pada kedua matanya serta kurangnya asupan gizi. Pihaknya memastikan setelah ini ada pelayanan kesehatan, Kamis, (16/12/2021).
Camat Tungkal Ilir Ardian S Sos saat di wawancara oleh media narasijurnal.com, Camat mengatakan, setelah ia mendapat informasi dari Yayasan muslim penuh cinta (MPC) melalui Bunda Uli, serta mendapat informasi dari media online. Pihaknya langsung ingin melihat kondisi anak tersebut yang katanya mengalami kurang gizi seta kebutaan pada kedua matanya.
“Setelah kita lihat langsung kondisinya, kita sangat prihatin atas derita yang dialami anak tersebut. Soalnya daerah ini sangat jauh dari pantauan kami karna akses nya jauh dari jalan besar sehingga kami ketinggalan informasi. Alhamdulillah anak ini dapat ditangani dengan cepat melalui Puskesmas ataupun bunda Uli dengan cepat tanggap,” papar Camat.
Lanjut Camat, pihaknya akan memfasilitasi atas apa diperlukan untuk berobat, melalui lurah setempat sehingga mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat.
Sementara itu Camat tungkal ilir akan memberikan penekanan kepada pihak lintas sektor yaitu Puskesmas dan Puskesmas pembantu (pustu) sebagai pelayanan kesehatan.
“Mungkin ini tidak terpantau oleh Puskesmas. Ini yang saya heran padahal Puskesmas akses nya dekat di sini, ada pustu juga. Melalui lintas sektor kami akan memberikan penekanan terhadap Puskesmas supaya bisa peduli kebawah, jangan sampai pihak Puskesmas kasus seperti ini tidak tahu,” tegas Ardian selaku camat Tungkal Ilir.

Dengan lokasi tempuh yang cukup jauh, Camat Iklas menjinjing sepatu menuju rumah Siti Aisyah, karena lokasinya masih tergenang air.
Terpisah, Lurah Sungai Nibung, Alfizan Fajri mengatakan, sebelum nya di kelurahan sungai nibung di tahun 2020 untuk data stanting ini tidak ada, nah di tahun ini ada 14 anak. Dirinya mendapatkan data tersebut dari pihak Yayasan MPC, maka dari itu kami turun ke lapangan bersama untuk melihat kondisi anak tersebut.
Sementara itu katanya dari pihak puskesmas tidak ada laporan ke kami dari kelurahan. Bahkan dari lintas sektor pun tidak ada. “Makanya dari kelurahan jika tidak ada laporan dari situ, jangan kan dari lintas sektor RT Setempat pun tahu nya dari saya bahwa anak ini masuk data stanting. Kalo emang ada kita kan pasti turun dari dulu,” jelasnya.
Katanya, setelah ini diketahui anak ini perlu bantuan, pihaknya akan memberikan sarana serta memasukan bantuannya, melalui lintas sektor tersebut. Sehingga kedepannya jagan sampai ada kejadian seperti ini lagi,” tutup Alfizan selaku lurah setempat. (Fir/NJ)







