NARASIJURNAL.COM, Tanjabbar – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tanjung Jabung Barat (tanjabbar) melaksanakan musyawarah daerah (Musda) ke VIII dengan tema “meningkatkan sinergitas antara ulama dan umaro’ dalam membina umat menuju kabupaten tanjabbar berkah” yang bertempat di Aula Hotel Cahaya Kuala Tungkal, Sabtu (25/12/2021).
Musda tersebut di laksanakan selama dua hari mulai 25-26 Desember 2021. Dalam pelaksanaan Musda MUI Tanjabbar tersebut, Bupati Drs H Anwar Sadat M Ag membuka secara resmi Musda MUI kabupaten Tanjabbar.
Ketua Umum MUI Tanjabbar Drs KH Mahyudin Arif M Pdi dalam sambutannya menyampaikan, meminta organisasi MUI tidak ikut terlibat dalam politik praktis pasca pemilu, dan selalu konsekuen guna menjaga nama baik MUI Tanjabbar.
“MUI merupakan wadah menghimpun para ulama, jaga netralitas pasca pemilu, karna kita ini mengurus umat. Jika selama kepemimpinan kami ada kesalahan atau kekhilafan saya mohon ma’af yang sebesar-besarnya,” ungkap Mahyudin.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum MUI Provinsi Jambi Prof Dr H Hadri Hasan MA mengatakan, Musda ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi kinerja 5 tahun MUI Kabupaten Tanjabbar sekaligus menyusun program pokok MUI Kabupaten Tanjabbar kedepannya.
“Mudahan- mudahan Musyawarah Daerah MUI yang ke VIII ini dapat memilih yang terbaik untuk masa depan MUI dan masa depan kabupaten Tanjab Barat,” ujarnya.
Ia juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Tanjabbar dapat membantu program MUI dalam menciptakan ulama yang mewarisi tugas Nabi Muhammad S.A.W.
Bupati Tanjabbar Drs H Anwar Sadar M Ag menyampaikan dalam sambutan, sangat apresiasi atas penyelenggaraan Musda MUI Kabupaten Tanjabbar, yang menurutnya merupakan wadah bagi para ulama untuk berperan dalam mengarahkan dan membimbing umat untuk mewujudkan kesalehan sosial di masyarakat.
“Hubungan antara ulama dan umaro merupakan hubungan yang tidak dapat dipisahkan, saya tidak ingin menjalankan Pemerintahan dengan berjalan sendiri dengan meninggalkan para ulama,” kata Bupati.
Musda ke VIII MUI Tahun 2021 ini merupakan forum tertinggi dalam mengambil keputusan strategis, konsolidasi dan evaluasi pelaksanaan program kerja daerah serta bermusyawarah memilih pengurus baru MUI massa Khidmat 2022-2026, sambung Bupati.
“Saya berharap pengurus baru yang terpilih nanti dapat bersinergi menyatukan Visi dan Misi, dari mulai pengurus ditingkat kecamatan maupun pengurus ditingkat kabupaten,” harap bupati.
Selain itu, Bupati juga berpesan agar musda MUI dapat berjalan dengan nilai-nilai keulamaan, kondusif, menjunjung asas kebersamaan, saling menghargai dan saling menghormati serta meningkatkan senergitas antara ulama dan umaro’ dalam membina umat menuju Kabupaten Tanjab Barat Berkah.
“Semoga kedepan konsolidasi antara pemerintah daerah dan MUI dapat lebih ditingkatkan, terus membantu dan berjalan bersama pemerintah, sehingga bisa fokus pada tujuan utama yaitu kesejahteraan masyarakat,” tutup Bupati.
Turut hadir, ketum MUI provinsi Jambi prof Dr H Hadri Hasan, Ketua Nahdatul Ulama Tanjabbar Drs Mahfuz,kabag Akrk Hidayat,ketua Pengadilan Agama Tanjabbar Zakaria Ansori SHI MH, Peserta Musda, serta para tamu dan undangan lainnya. (Fir/NJ).







