Kwarcab Tanjabbar Sukses Gelar KPPMTL

NARASIJURNAL.COM, Tanjabbar – Kwartir Cabang (Kwarcab) gerakan pramuka Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) melaksanakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KPPMTL) Di Balai Adat Tanjabbar, Senin (27/12/2021).

Dalam pembukaan Kegiatan KML, Bupati Tanjabbar Drs H Anwar Sadat M Ag selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) gerakan pramuka Tanjabbar menyempatkan hadir untuk membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Peserta KPPMTL  fokus ikuti pembinaan. /Firman NJ

Ketua panitia pelaksana KML, M Zainuddin SH MH dalam sambutan mengatakan, “bahwa kegiatan yang akan berlangsung selama 7 hari dari tanggal 25 – 31 Desember. Peserta kursus pembina Mahir tingkat lanjutan golongan penggalang berjumlah 40 orang yang berasal dari Kwartir ranting dan Kwartir cabang gerakan Pramuka Tanjung Jabung Barat, putra 26 orang sedangkan putri 14 orang”, kata Kak Zainuddin.

Katanya lagi, tujuannya untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan guna meningkatkan kemampuan pembina Pramuka dalam mengasuh peserta didik pada gugus depannya masing-masing serta untuk memperbanyak jumlah pembina Pramuka Mahir lanjutan golongan penggalang yang bermutu sesuai dengan kebutuhan.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Gerakan Pramuka Tanjabbar H Agus Sanusi dalam sambutan membeberkan, bahwa kursus kali ini materinya banyak dilaksanakan di alam terbuka, hal ini dilaksanakan dalam rangka pembekalan para pembina Pramuka penggalang untuk mempersiapkan jambore ranting, jambore cabang, jambore daerah Jambi dan jambore Nasional tahun 2022.

“Kepada para pemangku kepentingan, para Pembina agar kiranya dapat memfasilitasi terselenggaranya kegiatan dan latihan pramuka yang aman, nyaman dan sehat dengan tetap memperhatikan menggunakan protokol kesehatan”, ungkap Ka Kwarcab.

Bupati Tanjung Jabung Barat Drs H Anwar Sadat M Ag selaku Kamabicab Gerakan Pramuka Tanjabbar dalam sambutannya mengatakan, aspek yang hendak ditumbuhkan dalam pendampingan gerakan Pramuka tak lain adalah semangat pengabdian dan pelayanan, untuk itu gerakan Pramuka yang semula bersifat ekstrakurikuler kini berubah menjadi kegiatan kokurikuler dan wajib setiap jenjang pendidikan dasar maupun menengah.

“Melalui intensitas pendampingan ini generasi milenial akan dibantu menemukan jati diri keutamaan hidup demi masa depan bangsa yang dalam dekade berikutnya akan menjadi tanggung jawabnya”, ujar Bupati selaku Kamabicab.

Menurut Kamabicab, kepada para pembina pramuka untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam pendidikan kepramukaan agar para pelajar semakin tertarik pada gerakan pramuka.

Para pembina harus mampu memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam metode pendidikan kepramukaan agar selalu up to date mengikuti perkembangan zaman.

“Nilai – nilai kemanusiaan terus ditanamkan pada setiap anggota gerakan pramuka melalui berbagai kegiatan, tanamkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air melalui pemanfaatan internet, dengan IPTEK yang diimbangi IMTAQ“, harap Bupati.

Turut hadir Konsultan Pusdiklat Kwarda Jambi, Kepala Pusdiklatcab, Forkopimda Pengurus Kwarcab, Team Pelatih dan Korsp Pelatih Kwartir cabang, Kamabiran Tungkal Ilir, Kamabiran Bram Itam dan Peserta Kursus Mahir Tingkat Lanjutan. (Fir/NJ).