NARASIJURNAL.COM, BUNGO – Jelang Natal dan tahun baru 2022, harga telur sempat naik capai Rp.50.000,- per karpet nya, namun saat ini kembali turun Rp.47.000,- harga itu didapati saat tim mengunjungi salah seorang pengusaha ternak ayam bertelur di kecamatan Jujuhan, Minggu (2/12/2022).

Prestiani (19) warga Sari Mulya kecamatan Jujuhan Ilir salah seorang peternak ayam petelor, sejak tahun 2019, hingga saat ini hasil produksi telor sudah mencapai 2700 butir per hari.
“Untuk harga sebelum natal kami jual satu karpet mencapai Rp.50 ribu sekarang sudah turun mencapai Rp.47 ribu per karpet nya,” ucapnya.
Kata Prestasi untuk pemasaran, bukan hanya untuk wilayah Kabupaten Bungo, tapi juga telah masuk keluar daerah seperti halnya di Kabupaten Dharmasraya.
Usaha yang ia geluti ini, hasil produksi telur juga diminati oleh PKH, Maslah harga katanya ia mengikuti harga dari Payakumbuh. “Kita sudah ada group, atau kelompok pengusaha ternak ayam betelor, jadi kita kompak masalah harga,” bebernya. (Azh/NJ)







