HIPMI dan APKASI Gelar Indonesia Economic Outlook 2022
NARASIJURNAL.COM, DHARMASRAYA – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) mengelar Indonesia Economic Outlook 2022, sebagai upaya untuk mempererat kolaborasi, mendukung Indonesia Presidensi G20, serta mendorong inovasi untuk mempercepat pemulihan ekonomi di tanah air. Kegiatan ini mengusung tema Momentum Presidensi G20 untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi, yang diselenggarakan offline maupun online secara virtual selama dua hari, Selasa dan Rabu, (25-26/01/22).
Acara ini juga dihadiri oleh Menko Maritim dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, Rektor UI, Ari Kuncoro, Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, Ketua UMUM HIPMI, Mardani H Maming, Sekjen APKASI, Adnan Purichta Ichsan, Wakil Bendaharan Umum APKASI, dan undangan lainnya yang hadir secara offline ataupun secara zoom webinar.
Menurut Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Mardani H Maming, saat acara Webinar HIPMI memberikan pesan bagi siapapun yang ingin menjadi pengusaha. Orang tersebut harus memiliki mental seperti pejuang. Mental ini harus benar-benar dimiliki terutama di masa pandemi covid-19, diliputi dengan ketidakpastian.
“Di tahun 2022 ini tantangannya luar biasa, untuk menjadi pengusaha kita harus bermental seperti pejuang sesuai dengan Hipmi ‘Pengusaha pejuang, pejuang pengusaha’. Di mana ketidakpastian dengan covid-19 ada varian ini, ada varian ini,” kata Maming.
Kendati begitu, Indonesia dinilai sudah bisa melewati masa pandemi. Bahkan Indonesia termasuk ke dalam 5 negara besar yang bisa mengendalikan keadaan covid-19. Bangsa ini akan maju maka harus mempersiapkan anak mudanya. Anak muda itu terkumpul di himpunan pengusaha muda Indonesia. Maming yakin tahun 2030 Indonesia bisa mengejar ketinggalan dari negara-negara lain. “Karena bangsa ini adalah bangsa yang sudah dipersiapkan para senior-senior nya untuk menghadapi kepemimpinan-kepemimpinan masa depan,” bebernya.
Sedangkan menurut Ketua APKASI yang juga Bupati Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, bahwa dampak pandemi Covid-19 di Indonesia lebih kurang dua tahun ini sangat berpengaruh pada segala aspek kehidupan. Terutama kondisi kesehatan dan perekonomian masyarakat, pandemi ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat. Sementara bagi pemerintah, fasilitas kesehatan yang memadai serta mendukung tenaga kesehatan yang professional menjadi prioritas dalam perbaikan pelayanan public.
Sedangkan dari sisi ekonomi, dampak pandemi menyebabkan pertumbuhan perekonomian diberbagai belahan dunia termasuk Indonesia lambat akibat adanya pembatasan aktivitas ini. Namun dengan kegigihan dan kebersamaan dari seluruh komponen bangsa untuk pemulihan berbagai aspek kehidupan masyarakat yang sempat terpuruk akibat dari pandemi Covid 19, secara umum telah berangsur-angsur membaik.
“Dan kami ucapakan terima kasih kepada Bapak Presiden, TNI, Kapolri yang bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk menyukseskan vaksinasi Covid 19. Dan ini membuktikan kita sebagai bangsa yang besar bisa bergotong-royong menyelesaikan permasalahan bangsa ini. Dalam pelaksanaan pemulihan ekonomi nasional yang diikuti dengan penerapan kebijakan PPKM. Dan akselerasi vaksinasi menjadi penompang utama meningkatnya pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid 19. Kami selaku pengurus APKASI optimis pada tahun 2022, pertumbuhan ekonomi nasional akan terus membaik seiring dengan semakin bertambahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Terlebih terhadap ancaman virus baru yaitu Omicron,” ungkap Ketua APKASI.
Sementara itu, Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Kabupaten terus berupaya melakukan inovasi tata kelola dalam perencanaan dan penganggaran yang fokus, partisipatif dan mengusung berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi informasi yang mendukung percepatan pemulihan ekonomi di daerah.
“Kami juga mendorong rekan rekan Kepala Daerah untuk melakukan percepatan pelaksanaan berusaha. Melalui reformasi regulasi di daerah guna meningkatkan ekosistem investasi. Dan pelaksanaan berusaha kondusif. Kami yakin bahwa investasi menjadi salah satu faktor penting yang dapat mempercepat kebangkitan ekonomi daerah. Untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi daerah, pasca pandemi 19 ini diperlukan keterlibatan banyak hal. Termasuk masyarakat sipil dan sektor swasta. Untuk itulah APKASI dan yang mewakili Pemerintah Kabupaten dengan HIPMI yang menaungi para pengusaha akan terus berkolaborasi untuk pemulihan perekonomian daerah. Dan juga kami di Daerah mendukung G20, dan akan mempersempahkan UMKM yang berkualitas yang akan kita persembahkan G20 nantinya. Dan saya minta peran pengusaha di daerah untuk memperkuat UMKM di daerah, kami dari APKASI siap mendukung penuh dan berkolaborasi dengan HIPMI untuk bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat di Indonesia,” ungkap Ketua APKASI.
Kata Sutan Riska lagi, pada tahun 2022 Kementerian Keuangan melalui Kementerian terkait telah mengalokasikan anggaran program penanganan Covid 19, dan pemulihan ekonomi nasional dan penanganan pandemi kesehatan dan perlindungan kepada masyarakat sebesar Rp 414 Trilyun. Dengan fokus arah kebijakan fiscal 2022 yaitu pada pemulihan ekonomi dan reformasi structural.
Pada kegiatan ini, mari sama sama kita berdiskusi dan melahirkan rekomendasi kebijakan yang menyentuh rakyat yang terdampak pandemi covid19 secara menyeluruh, dengan masukan dari para narasumber.
“Semoga kolaborasi HIPMI dan APKASI kedepannya semakin ditingkatkan khususnya di sector perdagangan antar daerah. Sehingga berbagai komoditi pokok, pangan antar wilayah dapat saling mengisi daerah yang suplus dapat mensuplai daerah yang membutuhkan transaksi perdagangan antar aderah ini tentu saja melibatkan para pengusaha dari daerah masing masing,”harapnya lagi.
Dengan adanya kerjasama antar daerah diharapkan persoalan distribusi dan keterjangkauan pangan akan dapat diatasi. “Marilah kita berdoa sejenak untuk kepulihan perekonomian daerah tercinta ini. Semoga di tahun 2022 dengan keyakinan dapat melewati berbagai rintangan dan cobaan dengan baik melalui kerjasama, sinergi dan kolaborasi yang lebih erat antar semua elemen bangsa dan masyarakat,” pungkas Bupati Dharmasraya dua periode tersebut. (mde)







