Sedang Bekerja Operator Kaget, Satu Unit Alat Berat Exavator Terbakar di Bungo

BUNGO, DAERAH, PERISTIWA21 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, Bungo – Satu unit alat berat Excavator Sany PC 135 meledak, terbakar saat hendak kerja, beruntungnya supir (operator) tidak mengalami luka, kejadian ini dikampung Tebat dusun Tanjung Beit, kecamatan Jujuhan, sekira pukul 9:00 Wib, (13/04/2022).

Tampak warga memadati lokasi alat berat terbakar./Azhar/NJ

Bermaksud alat berat ini untuk mengerjakan pembuatan jalan perekonomian masyarakat kampung tebat agar jalan tersebut bisa tembus ke perbatasan Tanjung Alam Asam, Jujuhan- Dharmasraya. Namun, sayang sebelum selesai jalan diperbaiki terlebih dahulu alat berat tersebut meledak dan terbakar hebat.

Hasil pantauan di tempat kejadian, api sangat membesar membumbung tinggi membakar satu unit alat berat Exavator milik warga Sirih Sekapur. “Padahal alat berat ini dirental oleh masyarakat kampung Tebat Tanjung Belit,” ujar Hasbullah selaku mandor.

Hasbullah menjelaskan, sebelumnya alat berat ini kondisi baik, sehabis membersihkan bambu untuk menyebrang sungai, hendak kerja membuka jalan baru, seketika itu ada keluar asap dari dalam mesin.

“Saya kasih tau operator maka kami liat asap makin kuat dan tak lama keluar api terjadi lah kebakaran. Lalu kami minta bantuan kepada warga untuk menolong memadamkan api dengan alat seadanya namun api tak mampu dipadamkan, karena api terlalu besar,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Sekretaris dusun Tanjung Belit Nuril Huda, setelah ia mendapat kabar ada kebakaran satu unit Excavator, pihaknya langsung menghubungi Dampak wilayah Jujuhan, namun setelah lama menuggu juga tak kunjung tiba bantuan pemadam kebakaran.

“Informasinya personel nya tidak lengkap maka kami bersama warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, karena kita takut merembet ke pemukiman warga. Namun apa daya api makin membesar akhir nya api membakar seluruh komponen alat berat, hingga api dipadamkan. Sementara alat ini baru kami rental,” ungkap Nuril Huda.

Akibat kejadian ini pihak pemilik alat berat mengalami kerugian mencapai Rp.1,5 Milyar beruntung dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa operator shock dalam kejadian ini. (azh/nj)