4 Fraksi di DPRD Soroti Kekosongan Kursi Wabup

Partai Pengusung dan Bupati Diminta Segera Lakukan Konsolidasi

NARASIJURNAL.COM, Dharmasraya – Empat fraksi yang ada di DPRD Dharmasraya yakni Fraksi PAN, Gerindra, Nasdem dan Fraksi Bangsa Sejahtera menyoroti kekosongan kursi Wakil Bupati Dharmasraya pasca meninggalnya Dasril Panin Dt Labuan.

Fraksi PAN Yulindo Sari Muhtar, dalam membacakan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap nota penjelasan bupati menyoroti kekosongan kursi Wakil Bupati Dharmasraya dan meminta kepada partai pengusung segera melakukan koordinasi untuk membahas kekosongan kursi wakil Bupati.

“Kita meminta Partai Pengusung untuk segera melakulan tahapan berkaitan dengan kekosongan kursi wakil bupati Dharmasraya, ” jelasnya.

Dikatakan Yulindo, dengan adanya Wakil Bupati nanti untuk memaksimalkan kinerja bupati dalam ikut membangun Kabupaten Dharmasraya.

” Ka Sungai Rumbai dari Pulau Punjung, Singgah Sabanta ka Koto Baru, Duduklah Basamo Partai Pengusung, Kirimkan Nama Wakil Bupati Nan Baru, “ujar Yulindo dengan pantun.

Hal senada juga diungkapkan oleh tiga fraksi DPRD lainnya, Fraksi Gerindra, Fraksi NasDem, Fraksi Bangsa Sejahtera juga meminta kepada Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan partai pengusung untuk segera duduk bersama membahas dan mengirimkan nama wakil bupati Dharmasraya ke DPRD.

” Kita minta Bupati dan partai pengusung untuk segera berkonsolidasi untuk membahas kekosongan posisi Wakil Bupati Dharmasraya, “ujar Ampera Dt Labuan saat membacakan pandangan fraksi NasDem.

Menanggapi hal itu, Ketua Partai Pengusung SR Labuan yang juga Ketua PDIP Budi Sanjaya mengatakan, kalau hal ini ia masih menunggu intruksi dari Bupati Dharmasraya.

“Tentang hal ini sudah saya bicarakan dengan Bupati, “jelasnya.

Diketahui sebelumnya dimana 13 Februari 2022 yang lalu, Kabupaten Dharmasraya berduka dengan meninggalnya Wakil Bupati Dharmasraya Dasril Panin Dt Labuan.

Pasca meninggalnya Wabup, DPRD Dharmasraya juga telah melakukan paripurna pemberhentian wakil Bupati. Namun hingga saat ini, belum ada tanda-tanda partai pengusung untuk membahas kekosongan wakil bupati. (Sam)