Kondisi Jalan Penghubung 3 Dusun di Jujuhan Rusak Parah, Masyarakat Minta Perbaikan

BUNGO, DAERAH11 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, – Jalan penghubung antara dusun Talang Pamesun dengan dusun Rantau Panjang dan dusun Jumbak, kecamatan Jujuhan kabupaten Bungo -Jambi, memprihatinkan. Lebih kurang kerusakan sepanjang 6 kilo meter warga menikmatinya puluhan tahun tak kunjung mendapat perbaikan.

Tampak warga melintasi jalan rusak parah di dusun Talang Pamesun.

Hasil pantauan di lapangan, tampak jalan digenangi air, becek jika sewaktu hujan. Tampak warga terpaksa melaluinya demi menghantarkan anaknya ke sekolah. Karena jalan tersebut adalah akses jalan menuju ke  ke SMPN 4 Jujuhan.

“Kita merasa kesulitan melalui jalan ini, padahal jalan ini merupakan akses yang dilalui oleh pelajar untuk menuju kes sekolah. Saya tiap hari menghantar anak saya ke sekolah, jika hujan turun terpaksa saya tempuh jalan berlumpur,” ucap warga Ibu Ati, Jum’at (10/06/2022).

Ditambahkan salah seorang warga yang melintasi jalan, Zulkifli menuturkan jalan ini selain penghubung antar tiga dusun, juga merupakan akses jalan menuju ke sekolah terdekat, dan merupakan akses jalan menuju ke kebun warga.

“Kerusakan ini sudah 10 tahun lamanya, belum ada kunjung perbaikan dari pemerintah. Kita harap kedepan diperhatikan jalan kami ini, karena selain jalan penghubung ketiga dusun, juga akses jalan untuk anak sekolah dan akses jalan untuk meningkatkan prekonomian warga,” harap Zulkifli.

Terpisah, Rio Talang Pamesun Rusli Johan saat dikonfirmasi mengatakan, kondisi jalan penghubung antar tiga dusun yakni, Rantau Panjang, Jumbak dan dusun Talang Pamesun di kecamatan Jujuhan ini memang betul kondisinya sangat parah. Tentu dengan kondisi itu,  berpengaruh kepada jumlah penerimaan pendidik baru dari Rantau panjang dan Jumbak ke SMPN 4 Jujuhan yang berada di Talang Pamesun.

“Kami selaku pemerintah dusun, sudah berkali kali mengusulkan, agar jalan tersebut direspon oleh pemerintah kabupaten, untuk perbaikan setidak pengerasan dulu biar akses jalan ini tidak terlalu lama dirasakan oleh warga. Kita sangat kasihan pada orang tua yang jemput anak nya sekolah yang setiap hari melewati kondisi jalan rusak,” tutup Rio. (Azh/NJ)