Maidani Bersama Warga Tangkap Ikan di Lubuk Larang Sungai Saraf Batang Uleh

BUNGO, DAERAH20 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, – Owner Athaya Garden Brigpol Maidani kembali di undang masyarakat dalam pembukaan Lubuk Larang. Kali ini di undang oleh masyarakat Sungai Saraf (Renah Jelmu) Batang Uleh, kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo, Selasa (12/07/2022).

Bukan main, usai dilakukan do’a bersama dengan tokoh Masyarakat setempat bentuk tradisi adat sebelum dibuka nya Lubuk Larang. Brigpol Maidani perdana melepaskan Jala dari tangannya, setelah beberapa menit kemudian jala yang tadi dikembangkannya menghasilkan tangkapan ikan yang luar biasa.

Hal itu seketika memancing semangat, tampak masyarakat yang menyaksikan di atas tebing pun bersorak melihat hasil tangkapan tersebut.

Brigpol Maidani merasa bersyukur Lubuk Larang yang sudah 3 tahun lamanya ini belum sama sekali disentuh oleh masyarakat setempat, wajar saja ketika panen raya hasil tangkapan ikan begitu diluar dugaan.

“Alhamdulillah bersyukur kepada yang maha kuasa atas kelimpahan rezeki hari ini kita memanen ikan di Lubuk Larang Dusun Sungai Sarap, Renah Jelmu Batang Uleh ini begitu banyak, ikan yang kita tangkap tadi juga besar-besar memberikan hasil yang memuaskan untuk kita khususnya masyarakat,”ujar Maidani.

Brigpol Maidani mengajak semua masyarakat yang ada disepanjang sungai Batang Ulet ini, agar bersama-sama melestarikan kearifan lokal ini dengan baik.

โ€œKarena, keberadaan Lubuk Larangan merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh masyarakat kita untuk melestarikan jenis ikan yang ada disepanjang sungai agar terhindar dari kepunahan,โ€ ucap Brigpol Maidani.

Selanjutnya, Brigpol Maidani juga mengajak kepada seluruh masyarakat yang ada Lubuk Larangan untuk sama-sama menjaga dan merawat sungai.

โ€œKalau bukan kita siapa lagi yang akan merawat dan menjaga sungai. Mari sama-sama kita jaga sungai kita, biar Lubuk Larangan akan terus ada di Kabupaten Bungo ini,โ€ pungkasnya.

Pembukaan Lubuk Larang oleh masyarakat Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi sudah menjadi agenda tahunan yang sudah menjadi tradisi turun menurun yang saat ini terus dilakukan.

Tradisi kearifan lokal seperti ini hampir setiap tahun diadakan oleh hampir seluruh Dusun yang ada di Kabupaten Bungo. Sebab sebagian dusun yang sekitar sungai terdapat Lubuk Larangan.

Untuk diketahui bersama, Lubuk Larangan di Trans Sungai Lipai, dusun Datar ini dibeli oleh Brigpol Maidani dan uang tersebut diserahkan langsung kepada panitia pembangunan masjid setempat.

Tampak mendampingi Brigpol Maidani saat buka Lubuk Larangan, orang tuanya H. Lutfi, Datuk Rio Sungai Sarap (Renah Jelmu), Babinsa dan tokoh masyarakat dusun setempat. (NJ)