Gencar Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba, BNK Bungo Adakan Pertemuan dengan Sejumlah Da’I

BUNGO, DAERAH17 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, – Mengingat angka penyalahgunaan Narkoba di kabupaten Bungo masih sangat tinggi, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bungo terus gencar melakukan penyuluhan tentang bahayanya Narkoba.

Kali ini BNK Bungo perdayakan jasa para Da’i di Kabupaten Bungo guna memberikan penyuluhan atau nasehat agama kepada peserta didik. Pertemuan dengan sejumlah Da’i dengan pihak BNK Bungo, juga di hadiri Kabag Kesra Setda Bungo yang berlangsung di Ruang kerja Wabup, Rabu (31/08/2022).

Suasana pertemuan dengan ketua BNK Bungo dengan para Da’i.

Ketua BNK Bungo H Syafruddin Dwi Apriyanto S.Pd menyampaikan dalam pertemuan itu, sejauh ini pihaknya telah bergerak melakukan penyuluhan tentang narkoba, bukan hanya melalui mimbar Khutbah Shalat Jum’at, tetapi juga ditempat pengajian dan lembaga pendidikan yang ada di kabupaten Bungo.

“Perlu dipahami, bahwa BNK tidak bisa mengeksekusi atau menangkap pelaku, pengedar dan pengguna narkoba, yang berhak menangkap pelaku adalah pihak penegak hukum. Kami hanya bisa memberikan pemahaman, bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak terjerumus kepada pengaruh narkoba. Saat ini kita fokus sasaran penyuluhan ke SMP, SLTP sederajat, setelah kedepannya lancar, akan kita tingkatkan lagi ke jenjang berikutnya,” tutur Syafrudin Dwi Apriyanto.

Sebanyak 20 Da’i, dalam waktu dekat ini mereka akan turun ke sekolah sekolah setiap hari Jum’at untuk menyampaikan pemahaman agama tentang bahanya narkoba. “Saat ini kita telah mengatur jadwal dan waktunya, Insyllah dalam waktu dekat ini kegiatan ini segera berjalan,” ucapnya.

Kemudian, Syafruddin Dwi Apriyanto, disetiap ujung pidatonya, atau dalam setiap sambutannya, ia selau mengingatkan masyarakat agar sama sama mengawasi perkembangan dan pergaulan anak, jangan sampai terpengaruh penyalahgunaan Narkoba.

Terpisah, salah satu Da’i Bungo, Ustdz Hendri S.Sy merespon baik atas sinergitas dari pihak BNK Bungo, Da’i yang dilibatkan beberapa dari penyuluh agama Islam (PAI) Non PNS yang membidangi Narkoba, dan ada dari pihak Kemenag Bungo. Menurutnya trobosan seperti ini setidaknya dapat meminimalisir penyalahgunaan narkoba.

“Sasaran penyuluhan di lembaga pendidikan sangat tepat karena ini menyangkut masa depan generasi bangsa ini,” pungkasnya. (Din/NJ)