Semakin Bergentayang, Dugaan Percobaan Penculikan Anak di Bungo Merembet ke Pelosok Dusun

BUNGO, PERISTIWA13 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, – Warga Bungo kembali diresahkan dengan bergentayangan dugaan pelaku penculikan anak, yang melancar aksi di wilayah Dusun Sungai Arang, kecamatan Bungo Dani, kabupaten Bungo, Jambi. Selasa (13/09/2022).

Target yang menjadi korban kali ini yakni, Tara Apriyani (12), murid sekolah dasar (SD) No 27 Sungai Arang yang sedang berjalan kaki pulang dari sekolah.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kota Muara Bungo, IPTU. Ivan Rifai mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi di kecamatan Bungo Dani, kabupaten Bungo.

Dugaan percobaan penculikan anak bermula saat korban bernama Tara, usai melaksanakan kegiatan belajar di sekolah. Usai belajar, seperti biasanya Tara berjalan kaki sejauh 800 meter untuk pulang menuju ke rumah. Saat perjalanan pulang tersebut, Tara dihampiri oleh dua orang tak dikenal menawarkan permen dan coklat kepadanya.

“Dua orang itu merupakan laki-laki dan perempuan dengan menggunakan sepeda motor Scoopy warna hitam,” ujar Kapolsek Kota Muaro Bungo, IPTU Ivan Rivai saat dikonfirmasi awak media.

Lanjut cerita, setelah menawarkan permen tersebut, terduga pelaku laki-laki langsung memegang tangan Tara. Sehingga Tara melawan dan berusaha melepas genggaman pelaku dengan cara mencubit pelaku dan lari ke rumah.

“Kondisi sekitar saat kejadian sedang sepi, dibelakang terduga pelaku juga ada mobil Avanza putih yang mengikuti,” tambahnya.

Setelah mendapat laporan, anggota Polsek Muara Bungo langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini kondisi sudah aman dan kondusif, namun warga mengaku khawatir atas kejadian tersebut.

“Apakah itu benar ingin menculik atau tidak saat menawarkan makanan kita belum mengetahui secara pasti,” jelasnya.

Dari peristiwa tersebut, Kapolsek juga menghimbau kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Bungo, agar selalu siaga dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak, dan jangan biarkan anak-anak bermain jauh dari jangkauan orang dewasa.

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat, agar selalu waspada dan tetap siaga dalam mengawasi anak-anak, agar tidak bermain jauh dari jangkauan orang dewasa,” tutupnya. (NJ)