NARASI JURNAL.COM, DHARMASRAYA – Kunjungan Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Pariyanto ke pasar-pasar tradisional dalam rangka melihat secara langsung kondisi pasar. Kali ini lokasi yang dipilih adalah Pasar Pagi Wonositi Blok. A Sitiung 1 Nagari Sitiung Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya, pada hari Jum’at (01/09/23).
Dari pantauan kunjungan ketua DPRD, keberadaan pasar tradisional yang satu ini terbilang unik karena tidak ada los atau tempat berjualan yang permanen di pasar ini. Pedagang menggelar barang dagangannya di lokasi tanah yang lebih lapang. Dan emperan jalan yang ada di Nagari Sitiung yang memanfaatkan bahu jalan dengan tetap mematuhi aturan yang ada tanpa menggangu para penguna jalan.
Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka menjalin silahturahmi dan melihat secara lansung kondisi pasar serta memotivasi dengan memberikan Arahan kepada para pedagang terang ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Pariyanto.
Dalam dialognya, para pedagang menyampaikan kondisi pasar diantaranya tentang lokasi pasar yang kurang representatif, harga barang yang terus naik, daya beli masyarakat yang terus menurun. Sehinga dagangan jadi sepi juga pedagang menginginkan sarana dan prasarana pasar yang memadai di pasar Wong Sit 1 Blok A ini.
”Pasar Wong Sit 1 Blok A ini merupakan pasar tradisional yang baru kita buka bersama wali Nagari, Julisman Piliang. Tempat ini pusat berputarnya ekonomi dari hasil pertanian atau jalur bermuaranya berbagai hasil pertanian yang dihasilkan masyarakat Sitiung 1 dan sekitarnya seperti Sayur-sayuran dari daerah Blok A Piruko dan daerah Piruko Utara. Kecuali ikan laut dari Padang, jajanan pasar khas pasar Wong Sit 1 Blok A semua tersaji di pasar ini. Pengrajin tempe dan tahu dari Blok. E Sitiung II juga memasarkan hasil produksinya di pasar ini, hal ini terbukti mampu mengeliatkan ekonomi kerakyatan di Sitiung 1,” kata Pariyanto.
Di pasar tersebut perlu penataan pasar Wong Sit 1 Blok A ini kedepannya agar lebih baik, pengelompokan pedagang berdasarkan jenis dagangannya misalnya sebelah sini untuk para pedagang yang menjual kebutuhan pokok sehari hari seperti lauk pauk, ikan basah, sayuran dan lain sebagainya.
Di sebelah sana khusus jajanan pasar anak-anak dan itu perlu dilestarikan agar anak-anak kita kenal makanan tradisional bukan hanya makan cepat saji dan snack pabrikan saja,” imbuh Caleg propinsi dapil 6 sumbar ini.
“Ada sekitar 100 lebih pedagang yang mencari rejeki di Pasar Wong Sit 1 Blok A ini, dan mereka tidak hanya berasal dari Dharmasraya. Namun juga ada dari daerah Bukit Tinggu Batu Sangkar dan Alahan Panjang, Solok, dan Sijunjung,” pungkasnya.(mde)







