Polres Dharmasraya Rilis Hasil Operasi Pekat

Ratusan Knalpot Brong, Minuman Keras, dan Barang Bukti Lainnya Dibeberkan ke Publik

NARASI JURNAL, DHARMASRAYA – Polres Kabupaten Dharmasraya mengelar Rilis Hasil Operasi Pekat Kabupaten Dharmasraya dalam rangka menciptakan situasi kamtimnas yang tertib dan kondusif di bulan suci ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Polres Dharmasraya pada hari Senin, (2/03/26).

Dalam acara rilis ini, Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widiyarso Wardoyo Putro didampingi Wakapolres, M Rizky Chalid, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, Ketua DPRD, Jemi Hendra, serta perwakilan Kejari Dharmasraya melalui Kepala Seksi Prapenuntutan Seksi Pidana Umum, Febrian Akhirama Saputra menyampaikan seluruh hasil operasi di hadapan seluruh wartawan se-Kabupaten Dharmasraya.

Menurut Kapolres Dharmasraya, ada 11 tersangka dan berbagai barang bukti yang telah diamankan. Mulai dari narkoba hingga ratusan knalpot brong yang telah berhasil diamankan dalam Operasi Pekat Singgalang 2026 yang digelar oleh Polres Dharmasraya menjelang Ramadan. Operasi tersebut dilakukan dari tanggal 12 Februari sampai dengan 28 Februari 2026.

“Dari 11 orang tersangka yang berhasil kita amankan, ada tujuh orang diantaranya merupakan tersangka peredaran narkoba dan tiga diantaranya residivis. Dan ada dua tersangka curanmor serta satu orang tersangka judi online,” ujar Kapolres Dharmasraya.

Kata Kapolres lagi, barang bukti yang diamankan berupa 167 knalpot brong, 275 botol minuman keras, 270 liter tuak, satu unit mobil, sembilan unit sepeda motor serta uang tunai ratusan ribu rupiah dari kasus perjudian online yang berhasil diamankan. Kasus yang diungkap dalam kegiatan tersebut terdiri dari target operasi (TO) maupun non-TO.

Dengan fokus penindakan pada pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum menjelang bulan suci ramadhan. Dengan tujuan, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah bulan suci ramadhan ini dengan lancar tanpa adanya gangguan tindakan yang mengangu ketertiban dan keamanan selama bulan suci ramadhan.

Kata Kapolres lagi, bahwa personil yang diturunkan sebanyak 136 personel yang dilibatkan dalam operasi tersebut. Dari 136 personil tersebut, terdiri dari 88 personel Polri, dua personel TNI, 28 anggota Satpol PP, dan 16 personel Dinas Perhubungan Kabupaten Dharmasraya.

“Kami sudah melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat, sebelum bulan suci ramadhan. Setelah dilakukan sosialisasi, kami melanjutkannya denga patrol pada awal bulan puasa.  Sasaran operasi yang kita lakukan meliputi warung remang-remang, kafe, penginapan, serta jalan yang sering digunakan untuk balap liar,” tegas Kapolres lagi.

Operasi Pekat ini digelar sebagai salah satu upaya cipta kondisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif selama bulan suci ramadan. Sedangkan sasaran operasi meliputi peredaran minuman keras, praktik perjudian, prostitusi, hingga penyalahgunaan narkotika.

“Saya berharap operasi yang dilakukan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kabupaten Dharmasraya selama menjalankan ibadah puasa,” harap Kapolres lagi.

Sedangkan Bupati Dharmasraya memberikan apresiasi yang tinggi atas hasil yang telah dilakukan oleh Polres Dharmasraya bersama jajarannya, dan seluruh pihak yang ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Saya sangat apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Polres Dharmasraya beserta jajarannya dan tim yang telah melaksanakn kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Semoga saja, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan. Sehingga masyarakat dapat merasakan keamanan dan kedamaian saat menjalankan ibadah puasa,” pungkas Annisa. (mde)

Jangan Lewatkan