NARASI JURNAL, DHARMASRAYA – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyerahkan hibah lahan seluas 5.800 meter persegi kepada Perum Bulog untuk pembangunan gudang pangan. Penyerahan ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pada Jumat (6/2/2026).
Penandatanganan berlangsung di Kantor Kanwil Perum Bulog Sumatera Barat di Padang. Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani diwakili Penjabat Sekdakab Jasman Rizal. Dokumen hibah ditandatangani bersama Kepala Perum Bulog Kanwil Sumatera Barat R Darma Wijaya.
Jasman menyebut hibah lahan tersebut mendukung visi pembangunan Dharmasraya sejahtera merata. Pemerintah daerah menyambut respons positif Bulog terkait rencana pembangunan gudang pangan di daerah itu.
“Kami memiliki potensi besar di sektor pangan. Gabah tidak hanya dikonsumsi masyarakat Dharmasraya, tetapi juga dipasarkan ke luar daerah,” ujar Jasman.
Ia menilai kehadiran gudang Bulog memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Stok pangan dinilai sangat dibutuhkan saat terjadi bencana alam atau gangguan distribusi.
“Gudang ini akan membantu menjaga ketersediaan stok pangan. Tidak hanya beras, tetapi juga minyak, gula, dan kebutuhan pokok lainnya,” ujar Jasman.
Keberadaan gudang tersebut juga mendukung program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah pusat. Ketersediaan stok pangan dinilai dapat memperkuat pelaksanaan program tersebut di daerah. “Hal yang lebih penting adalah menjaga stabilitas harga pangan di Dharmasraya,” kata Jasman.
Ia menyebut percepatan penandatanganan NPHD tidak terlepas dari respons cepat bupati dalam mengembangkan potensi daerah.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kanwil Sumatera Barat R Darma Wijaya menyebut kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem logistik pangan nasional.
“Kabupaten Dharmasraya selama ini menjadi salah satu basis penyerapan hasil pertanian penting di Sumatera Barat. Kehadiran gudang Bulog di daerah itu akan meningkatkan penyerapan hasil produksi petani sekaligus menjaga ketersediaan stok pangan,” ujar R Darma Wijaya.
Ia menyebut Bulog menargetkan kapasitas awal gudang sekitar 1.000 ton. Kapasitas tersebut masih berpeluang dikembangkan sesuai kebutuhan ke depan.
Bulog juga merencanakan pembangunan gudang pangan di sejumlah daerah lain di Sumatera Barat pada 2026. Daerah tersebut meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Solok Selatan, dan Pesisir Selatan.
“Setelah penandatangan ini kami akan melapor ke kantor pusat untuk segera memulai pembangunan. Program ini mendukung Asta Cita Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan,” ujar R Darma Wijaya.
Setelah penandatanganan NPHD, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyerahkan sertifikat Hak Pakai sebagai kelengkapan administrasi hibah lahan. Lahan seluas 5.800 meter persegi tersebut berada di Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya.(mde)







