Perombakan Pejabat Jelang Pilkada, Menuai Sindiran?

BUNGO, DAERAH14 Dilihat

NARASIJURNAL.COM, Bungo, – Perombakan sejumlah pejabat Eselon II, Kepala Dinas, atau Kepala Badan dan Staf ahli dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bungo terjadi jelang Pilkada 2020 mendatang. 15 pejabat diroling bahkan Direktur RSUD H. Hanafie Muara Bungo tergeser. Pelantikan Dilakukan oleh Bupati Bungo H. Mashuri, disaksikan sejumlah anggota Dewan, Wabup, Sekda, Kepala OPD, unsur forkompimda dan undangan yang hadir. Pelantikan digelar diruang pola Kantor Bupati Selasa (26/11/2019).

Perombakan pejabat eselon II di structural Sekertariat Pemerintah Daerah Kabupaten  Bungo, di akhir –akhir tahun 2019, (jelang Pilkada 2020 mendatang,-red). Hal ini menuai sindiran dikalangan politisi, sebagaimana pandangan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bungo  Asri menilai bahwa,  perombakan di structural pemerintah dearah Kabupaten Bungo, hal tersebut sudah hak Bupati. Meski niat tidak ada menjuru kepolitik, namun pandangan dikalangan politisi terkait perombakan pejabat tersebut menjelang Pilkada dilakukan, tentunya mengandung arti yang besar bagi pandangan politik.

“Perombakan sudah hak Bupati, namun perlu pertimbangan kualitas dan professional, Hendaknya, pejabat yang ditempatkan itu harus tepat sesuai kemampuannya, karena hal tersebut juga dapat membantu kemajuan kerja Bupati, sesuai visi-misi yang diharapkan oleh Bupati.

Jadi, bukan karena kepentingan politik apalagi ada unsur kedekatan. Karena perombakan pejabat menjelang Pilkada ini, tentu menuai sindirian beberapa pandagan dikalangan politisi, itu sah-sah saja. Apalagi Bupati saat ini maju di Pilkada tahun 2020 mendatang,” tutur  Asri.

Terpisah, Sekda Bungo H. Ridwan Is saat dikonfirmasi usai menghadiri pelantikan 15 pejabat eselon II, pihaknya menyampaikan.  Perombakan  pejabat ini dilakukan sudah sesuai peraturan, beberapa bulan lalu Stuktural Sekertariat Bungo mengalami kekosongan jabatan atau Job Fit, untuk itu dilakukan seleksi dan ada panitia seleksi, agar ASN atau pejabat yang ditempatkan sesuai kemampuan dan professional.

“Jadi pejabat yang dilantik sudah melalui proses, Semoga dengan adanya pelantikan ini dapat membantu kerja Bupati sesuai visi misi mewujudkan bungo maju dan sejahterah. Jadi tidak ada kepentingan politik, perombakan pejabat ini tidak bepengaruh pada Pilkada 2020 mendatang. Saya juga terus mengingatkan bagi ASN agar tidak terlibat langsung dengan politik, karena merugikan dirinya sendiri nantinya. Saya ucapkan bagi pejabat yang dilantik selamat bekerja sesuai yang diamanahkan Bupati,” pungkas Sekda.

Demikian nama-nama pejabat eselon II yang dilanik.
1. Drs Mursidi Staf Ahli dan Jabatan Baru Asisten Pemerintahan
2. Ir Syaiful Azhar Kadis Peternakan dan Perikanan dengan jabatan baru Asisten Perekonomian
3. Ir H Indones Kepala BPBD Kesbangpol dengan jabatan baru Asisten Administrasi Umum
4. Zulfadli Kepala Dinas Perpustakaan dengan jabatan baru Staf Ahli Setda Bungo
5. Tobroni Yusuf Staf Ahli dan Plt Kadispora Bungo dengan jabatan baru Kepala BPBD Kesbangpol
6. Ulva Novriza jabatan lama dan baru Sekretaris DPRD Bungo
7. Prasetyo Kadis LH Bungo dengan jabatan baru Kadispora Bungo.
8. Supriyadi Kadis Ketahanan Pangan dengan jabatan baru Kadis UKM Koperindag.
9. Dedi Irawan Kadis UKM Koperindag dengan jabatan baru Kepala Bappeda Bungo
10. Syafrizal Kepala Bappeda dengan jabatan baru Kepala Dinas PMDPPT 11. Suryawani Kadis Sosial dengan jabatan baru Kadis Perpustakaan.
12. Yos Armi Kadis Pol PP dan Damkar dengan jabatan baru Kepala Dinas Sosial
13.Toto Tohiruddin Kepala DPMD PPT dan jabatan baru diangkat Mendagri Tito Karnavian Kadis Dukcapil Kabupaten Bungo.
14. Dr Edi Mustafa Kabid Rekam Medik RSUD dengan jabatan baru Direktur RSUD H Hanafie.
15. Amrizal Kabid Perumahan dan Taman Pemukiman. (NJ)