NARASI JURNAL.COM, DHARMASRAYA – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Andalas melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Bukik Kandang Nagari Sungai Dareh Kecamatan Pulau Punjung. Pengabdian Masyarakat tersebut merupakan salah satu bentuk dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang dilaksanakan pada hari Sabtu, (04/11/23).
Kegiatan ini diikuti oleh anggota Kelompok Tani Bukik Kandang, mahasiswa Kampus 3 Universitas Andalas serta Dede Suhendra, S.P., M.P selaku dosen yang pendamping pada kegiatan ini. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memperkenalkan serta mendemonstrasikan aplikasi MOL (Mikroorganisme Lokal) Rhizobakter yang digunakan untuk mempercepat perkecabahan benih aren (Arenga pinnata Merr.)

Menurut dosen pendamping pengabdian masyarakat, bahwa kegiatan ini diawali dengan penyiapan media tanam, yang terdiri dari pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 1:1. Media tanam yang telah diambil dicampur hingga menjadi homogen, lalu dimasukkan kedalam polibag yang berukuran 10 cm x 20 cm sebanyak 50 polibag.
“Sebelum penanaman dilakukan benih aren dipersiapkan terlebih dahulu, pada tahapan ini benih aren direndam dengan rizobakterium selama 30 menit dengan tujuan merangsang dan mempercepat perkecambahan benih aren. Sembari menunggu perendaman benih polibag yang telah diisi dengan media tanam diberi lubang tanam agar mempermudah pada saat penanaman benih aren,” ungkap Dede Suhendra.
Katanya lagi, setelah 30 menit benih dimasukkan kedalam lubang tanam lalu ditutup kembali dengan tanah dan disiram. Kemudian dilakukan pemeliharaan dan pengamatan hingga benih tumbuh, pengamatan bertujuan untuk melihat respon pemberian rizobakterium tersebut pada perkecambahan benih aren yang telah ditanam.
Sementara itu, pada sesi diskusi dalam pengabdian masyarakat tersebut dilakukan dengan Ketua Kelompok Tani Bukik Kandang dan Kaur Perencanaan Nagari Sungai Dareh. Mereka berharap kegiatan pengembangan budidaya tanaman aren ini bisa dilakukan dengan maksimal dan berdampak positif pada masyarakat dalam mengambangkan tanaman aren.

Terakhir dalam kegiatan ini dilakukan foto bersama, dengan harapan untuk sebagai kenang-kenangan dalam kegiatan pengabdian. Selain itu juga kegiatan ini bisa menjadi tempat berbagi ilmu serta pengalaman mahasiswa bersama kelompok tani.
“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk berbagi ilmu serta pengalaman mahasiswa bersama kelompok tani. Selain itu, mahasiswa dapat mengaplikasikan seluruh ilmu yang diperolehnya selama di bangku kuliah,” pungkas Dede.(Mde)







